Undip dan IWIP Buka Peluang Magang Mahasiswa di Industri Nikel

  • 05 Sep 2026 08:28 WIB
  •  Semarang

RRI.CO.ID, Semarang - Universitas Diponegoro (Undip) memperluas ruang belajar mahasiswa hingga ke lingkungan industri melalui penandatanganan Nota Kesepahaman dengan PT Indonesia Weda Bay Industrial Park (IWIP) pada Jumat, 4 September 2026, di Ruang Rapat Rektor, Gedung Widya Puraya Lantai 2, Kampus Undip Tembalang. Kolaborasi ini diarahkan untuk mempertemukan kompetensi akademik dengan kebutuhan nyata dunia kerja.

Selain itu juga untuk membuka kesempatan bagi mahasiswa memperoleh pengalaman profesional di salah satu kawasan industri pengolahan nikel di Indonesia. Nota Kesepahaman resmi ditandatangani Rektor Umdip, Prof. Dr. Suharnomo, S.E., M.Si., bersama General Manager HRD PT Indonesia Weda Bay Industrial Park, Roslina Sangaji.

Dokumen kerja sama berfokus pada pengembangan Tridharma Perguruan Tinggi. Terutama peningkatan sumber daya manusia melalui program magang mahasiswa serta bidang lain yang dapat dikembangkan sesuai kebutuhan kedua pihak.

Prof. Suharnomo menyambut hangat kedatangan jajaran manajemen PT IWIP serta mengapresiasi terobosan kolaborasi yang berorientasi pada manfaat nyata bagi mahasiswa. Ia menegaskan integrasi antara kampus dan kawasan industri pemrosesan sumber daya alam merupakan kunci penting agar lulusan perguruan tinggi memiliki kesiapan kerja yang relevan dengan kebutuhan lapangan.

“Sering kali wacana link and match diperbincangkan, namun fakta di lapangan justru berjalan sendiri-sendiri. Melalui silaturahmi dan kerja sama yang konkret seperti ini, kita bisa saling memahami potensi satu sama lain. Undip sangat terbuka untuk kolaborasi perekrutan maupun magang. Harapannya, kerja sama ini mendatangkan keberkahan, kemajuan, serta dampak nyata bagi kedua belah pihak dan masyarakat luas,” tutur Rektor Undip melalui keterangan tertulisnya.

Sementara itu, Roslina Sangaji, menyampaikan kerja sama dengan Undip merupakan langkah strategis perusahaan dalam mencari sumber daya manusia terbaik dari perguruan tinggi terkemuka. Ia menekankan pentingnya peran generasi muda Indonesia untuk mengambil alih peran teknologis serta posisi strategis di kawasan industri terpadu tersebut.

“Kawasan industri kami berkembang sangat pesat dan membutuhkan talenta-talenta hebat dari perguruan tinggi unggulan seperti Undip untuk dibina hingga mampu mengisi posisi kunci perusahaan. Kami tidak hanya menawarkan pengalaman magang, tetapi juga fasilitas akomodasi terbaik serta ekosistem kerja profesional yang aman dan nyaman. Kami berharap para mahasiswa Undjp berani mengambil peluang ini dan membawa cerita inspiratif saat kembali ke kampus,” ungkap Roslina.

Roslina juga menjelaskan mahasiswa yang mengikuti program magang akan memperoleh pengalaman bekerja di kawasan industri IWIP di Halmahera Tengah, Maluku Utara. Dalam pemaparannya, perusahaan menyiapkan dukungan bagi peserta berupa tempat tinggal berstandar apartemen di kawasan khusus, akomodasi, konsumsi gratis, asuransi, seragam kerja, hingga pembiayaan tiket transportasi penerbangan pulang-pergi, serta uang saku selama program berlangsung.

Kesempatan magang terbuka terutama bagi bidang keilmuan yang relevan dengan kebutuhan industri, antara lain teknik kimia, teknik industri, teknik elektro, teknik mesin, geodesi, serta geologi hingga pendidikan vokasi guna mendukung operasional teknologi modern pengolahan hilirisasi mineral. Durasi pelaksanaannya dapat diselaraskan dengan kebutuhan akademik mahasiswa dan kesepakatan bersama perguruan tinggi.

Kolaborasi tersebut sekaligus memberi mahasiswa kesempatan memahami skala dan kompleksitas industri pengolahan mineral secara langsung. PT IWIP merupakan pengelola kawasan industri pengolahan nikel di Halmahera Tengah yang juga menaungi aktivitas manufaktur nikel, pembangkit listrik, pelabuhan, dan berbagai industri pendukung. Lingkungan kerja lintas bidang tersebut dapat menjadi ruang pembelajaran nyata bagi mahasiswa untuk mengenal penerapan teknologi, manajemen operasi, pengelolaan sumber daya manusia, hingga kebutuhan kompetensi pada industri berskala besar.

Acara diakhiri dengan pertukaran cinderamata dan sesi foto bersama sebagai simbol dimulainya babak baru kemitraan strategis kedua instansi. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Rektor Akademik dan Kemahasiswaan UNDIP Prof. Dr.rer.nat. Ir. Heru Susanto, S.T., M.M., M.T., beserta jajaran terkait di lingkungan universitas. Dari PT Indonesia Weda Bay Industrial Park hadir Senior Superintendent HRD Nizma Triana dan Supervisor HRD Mulyawati E. Baridji. Sinergi berkelanjutan ini diharapkan mampu mencetak lulusan Undip yang tidak hanya tangguh secara akademis, namun juga adaptif dan siap berkontribusi langsung pada penguatan kemandirian industri nasional.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....