Kader Adiwiyata SDN Tugurejo 01 Semarang Jadi Penggerak Budaya Peduli Lingkungan

  • 28 Agt 2026 16:40 WIB
  •  Semarang

RRI.CO.ID, Semarang – Kader Adiwiyata SDN Tugurejo 01 Kecamatan Tugu, Kota Semarang, didorong menjadi motor penggerak budaya peduli lingkungan di sekolah. Peran tersebut diperkuat melalui kegiatan giat bersih dan optimalisasi Kelompok Kerja (Pokja) Adiwiyata yang melibatkan siswa secara langsung.

Kepala SDN Tugurejo 01, Nur Rakhmat, menegaskan program Adiwiyata harus dibangun sebagai budaya yang dilakukan secara konsisten. Menurutnya, kegiatan tersebut tidak boleh berhenti sebagai agenda seremonial sekolah.

“Kami ingin anak-anak tidak hanya mengetahui pentingnya menjaga lingkungan melalui teori. Akan tetapi, mengalami dan mempraktikkannya secara langsung,” ujarnya melalui keterangan tertulis, Jumat, 28 Agustus 2026.

Kegiatan yang dilaksanakan pada 20 Agustus 2026 itu tidak hanya berfokus pada menciptakan lingkungan sekolah yang bersih dan nyaman. Para kader juga mendapatkan pengalaman belajar melalui praktik langsung mengenai tanggung jawab bersama dalam menjaga lingkungan.

Sejak pagi, kader Adiwiyata bersama guru melakukan berbagai kegiatan, mulai dari memungut dan memilah sampah hingga menata lingkungan sekolah. Mereka juga membersihkan area kelas dan halaman serta memperkuat berbagai program yang berada di bawah Pokja Adiwiyata.

Optimalisasi kader dilakukan sesuai bidang masing-masing, meliputi kebersihan dan sanitasi, pengelolaan sampah, keanekaragaman hayati, penghematan dan konservasi energi, serta penghematan dan konservasi air. Melalui kegiatan tersebut, siswa belajar bekerja sama, mengambil keputusan, dan mencari solusi atas persoalan lingkungan di sekitar sekolah.

Nur Rakhmat menambahkan, keterlibatan siswa dalam pengelolaan lingkungan dapat menumbuhkan sejumlah nilai positif. Di antaranya tanggung jawab, gotong royong, kepedulian, dan kemandirian yang diharapkan menjadi kebiasaan dalam kehidupan sehari-hari.

Sementara itu, guru SDN Tugurejo 01, Dwi Okta A, mengatakan kegiatan tersebut memberikan pengalaman belajar yang berbeda bagi siswa. “Anak-anak terlihat lebih antusias ketika pembelajaran dilakukan melalui aktivitas nyata,” ujarnya.

Kegiatan giat bersih dan optimalisasi Pokja Adiwiyata tersebut selaras dengan prinsip Pembelajaran Mendalam yang berkesadaran, bermakna, dan menggembirakan. Melalui peran kader sebagai penggerak, SDN Tugurejo 01 berupaya membangun kebiasaan menjaga lingkungan secara berkelanjutan sekaligus membentuk siswa yang peduli, bertanggung jawab, dan mampu berkolaborasi.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....