Dorong UMKM Naik Kelas, Mahasiswa KKN Undip Dampingi Digitalisasi Kedai SS
- 22 Agt 2026 07:28 WIB
- Semarang
RRI.CO.ID, Batang — Pemanfaatan teknologi digital menjadi langkah strategis bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) untuk memperluas jangkauan promosi serta meningkatkan daya saing usaha. Melihat pentingnya adaptasi perkembangan teknologi, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Reguler Universitas Diponegoro (Undip) melaksanakan program pemberdayaan pelaku UMKM melalui pendampingan digitalisasi promosi dan penjualan pada Kedai SS di Desa / Kecamatan Tulis, Kabupaten Batang.
Mahasiswa KKN Undip, Asri Hemalia Putri mengatakan, program pendampingan ini dilaksanakan sebagai bentuk kontribusi mahasiswa dalam mendukung pengembangan potensi ekonomi masyarakat Desa Tulis, khususnya melalui peningkatan kapasitas pelaku UMKM dalam memanfaatkan teknologi digital. Digitalisasi tidak hanya dipandang sebagai penggunaan media sosial untuk mempromosikan produk, tetapi juga membangun identitas usaha, memperluas akses informasi konsumen, serta menciptakan pola promosi.
Menurut dia, pendampingan dilakukan dengan menyesuaikan kebutuhan dan kondisi Kedai SS sebagai salah satu UMKM yang berkembang di Desa Tulis. "Salah satu fokus utama kegiatan adalah membantu pelaku usaha mengenal dan memanfaatkan media sosial sebagai sarana promosi," kata mahasiswa dari Program Studi Administrasi Publik.
Melalui media sosial, ia menjelaskan, informasi mengenai produk, menu, lokasi usaha, serta berbagai keunggulan Kedai SS dapat disampaikan kepada masyarakat secara lebih luas dan mudah diakses. Sebagai bagian dari program tersebut, mahasiswa membantu menyediakan dan mengembangkan akun Instagram bisnis Kedai SS yang dapat dimanfaatkan sebagai media utama dalam memperkenalkan usaha kepada calon pelanggan.
Penggunaan akun bisnis diharapkan dapat memberikan ruang bagi Kedai SS untuk membangun kehadiran digital sekaligus menjalin komunikasi yang lebih dekat dengan konsumen. Selain akun Instagram bisnis, program pendampingan juga menghasilkan katalog produk digital.
"Katalog tersebut disusun untuk memudahkan konsumen memperoleh informasi mengenai produk yang tersedia di Kedai SS. Dengan adanya katalog digital, informasi produk dapat dibagikan dengan lebih praktis melalui berbagai platform komunikasi digital sehingga konsumen tidak harus selalu datang langsung ke lokasi usaha hanya untuk mengetahui pilihan produk yang ditawarkan," ungkapnya.
Asri mengatakan, penguatan identitas usaha juga menjadi bagian dari pendampingan melalui pembuatan logo Kedai SS. Logo tersebut diharapkan dapat menjadi identitas visual yang melekat pada usaha dan digunakan secara konsisten dalam berbagai kebutuhan promosi, baik pada media sosial, katalog digital, maupun media promosi lainnya.
Pihaknya menilai, keberadaan identitas visual yang lebih terarah diharapkan dapat membantu Kedai SS membangun citra usaha yang lebih mudah dikenali oleh konsumen. Tidak berhenti pada penyediaan output digital, mahasiswa juga memberikan pendampingan kepada pemilik Kedai SS mengenai cara mengelola media sosial untuk mendukung pengembangan bisnis.
Ia mengemukakan, pendampingan digitalisasi Kedai SS menjadi salah satu bentuk nyata kontribusi mahasiswa KKN Undip dalam mendukung pemberdayaan ekonomi masyarakat Desa Tulis. Melalui kolaborasi antara mahasiswa dan pelaku usaha, pemanfaatan teknologi diharapkan tidak berhenti pada pembuatan akun maupun produk digital, tetapi dapat berlanjut menjadi kebiasaan dan strategi usaha yang memberikan manfaat bagi keberlangsungan UMKM dalam jangka panjang.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....