Mahasiswa Undip Dampingi UMKM Sidokare Perkuat Identitas dan Pemasaran Digital
- 20 Agt 2026 19:11 WIB
- Semarang
RRI.CO.ID, Pemalang - Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tim II Universitas Diponegoro (Undip) melaksanakan program kerja multidisiplin I bertajuk Pendampingan Penguatan Identitas Visual UMKM melalui Pembuatan Logo dan Registrasi Lokasi Usaha pada Google Maps bagi pelaku UMKM di Desa Sidokare, Kecamatan Ampelgading, Kabupaten Pemalang. Program ini dilaksanakan sebagai upaya meningkatkan pengenalan dan memperluas jangkauan usaha masyarakat melalui penguatan identitas visual serta pemanfaatan teknologi digital.
“Kegiatan ini dilaksanakan sebagai respons terhadap pelaku UMKM yang belum memiliki identitas visual yang kuat, khususnya logo sebagai ciri khas usaha,” kata Tim II KKN Reguler Undip Farah Aulia Rachmayanti dalam keterangan tertulis, Kamis 20 Agustus 2025. Selain itu, sebagian pelaku UMKM belum mencantumkan lokasi usahanya pada Google Maps sehingga keberadaan usaha masih sulit ditemukan oleh konsumen.
“Kondisi tersebut menunjukkan bahwa pemanfaatan teknologi digital oleh pelaku UMKM masih perlu ditingkatkan untuk mendukung pengenalan dan daya saing usaha,” ujarnya. Program pendampingan menyasar pada pelaku UMKM di Desa Sidokare dengan kegiatan yang disesuaikan berdasarkan kebutuhan masing-masing usaha.
Dalam pelaksanaannya, mahasiswa KKN Undip terlebih dahulu menggali informasi mengenai profil usaha, karakteristik produk, serta kebutuhan identitas visual dari pelaku UMKM. Informasi tersebut kemudian menjadi dasar dalam proses perancangan logo yang disesuaikan dengan karakter dan jenis usaha.
“Selain pembuatan logo, pendampingan juga dilakukan dalam pencantuman lokasi usaha pada Google Maps. Pelaku UMKM diberikan arahan mengenai proses pendaftaran dan penempatan titik lokasi usaha agar dapat ditemukan dengan lebih mudah oleh konsumen,” ungkapnya.
Proses pendampingan dilakukan secara langsung sehingga pelaku usaha dapat memahami tahapan penggunaan teknologi digital tersebut. Pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui beberapa tahapan.
Tahapannya meliputi identifikasi kebutuhan UMKM, pengumpulan informasi mengenai usaha, perancangan dan penyesuaian logo, serta pendampingan registrasi lokasi usaha pada Google Maps. Pelaku UMKM turut memberikan masukan selama proses perancangan logo agar hasil yang dibuat sesuai dengan karakter dan kebutuhan masing-masing usaha.
Melalui kegiatan tersebut, pelaku UMKM memperoleh desain logo sebagai identitas visual usaha serta lokasi usaha yang didaftarkan pada Google Maps. Adanya identitas visual diharapkan dapat membantu masyarakat mengenali produk dan usaha dengan lebih mudah, sedangkan pencantuman lokasi usaha pada Google Maps dapat meningkatkan kemudahan pelanggan dalam menemukan lokasi UMKM.
Farah berharap, program pendampingan ini dapat mendorong pelaku UMKM Desa Sidokare untuk lebih aktif memanfaatkan teknologi digital dalam pengembangan usaha. Identitas visual yang lebih kuat dan keberadaan usaha pada platform digital menjadi langkah awal dalam meningkatkan pengenalan UMKM serta memperluas jangkauan produk kepada masyarakat.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....