Dukung Penguatan UMKM Ikan Asap, KKN Undip Bantu Pendampingan Pemasaran Digital
- 19 Agt 2026 02:33 WIB
- Semarang
RRI.CO.ID, Batang - Mahasiswa KKN Tim II Universitas Diponegoro (Undip) di Desa Jrakahpayung, Kecamatan Tulis, Kabupaten Batang menggelar program penguatan UMKM ikan asap melalui pendampingan pemasaran digital, pengembangan branding, dan strategi promosi. Program kerja ini terlaksana di bawah bimbingan Dosen Pembimbing Lapangan, Drs Dul Muid MSi Akt.
Ketua KKN Desa Jrakahpayung, Ricky Purnomo Bayu Aji menegaskan, inisiatif ini dirancang sebagai respons atas keterbatasan pemahaman pelaku usaha lokal mengenai strategi promosi dan identitas visual produk. Tujuannya adalah membekali pelaku UMKM dengan keterampilan praktis guna meningkatkan daya saing serta memperluas jangkauan pasar hingga ke luar desa.
Menurut dia, program ini turut mendukung target Sustainable Development Goals (SDGs) poin 8 dan poin 9 terkait pertumbuhan ekonomi serta inovasi industri. "Rangkaian kegiatan dilaksanakan secara komprehensif, mulai dari pemetaan potensi usaha hingga pelatihan pemanfaatan media digital," ungkapnya.
Ia mengatakan, pendampingan ini difokuskan untuk memberikan dampak positif jangka panjang bagi perkembangan ekonomi desa. Harapannya, dukungan materi dan sarana promosi ini dapat membantu produk olahan ikan asap warga semakin dikenal luas.
"Tahap awal pelaksanaan dimulai dengan observasi lapangan guna mengidentifikasi potensi, kendala operasional, serta kebutuhan riil para pelaku usaha. Data hasil pemetaan tersebut kemudian menjadi dasar utama dalam menyusun materi edukasi yang tepat sasaran," ujarnya.
Pihaknya menerangkan, mahasiswa KKN selanjutnya memberikan sosialisasi interaktif mengenai pentingnya membangun citra merek, teknik promosi efektif, dan pemanfaatan platform digital. Pelaku UMKM setempat terlihat sangat antusias mengikuti sesi pemaparan serta aktif berdiskusi seputar rencana pengembangan bisnis mereka.
Anggota tim KKN Undip, Kukuh Jamaluddin turut berkontribusi nyata dengan merancang banner identitas toko bagi gerai ikan asap yang sebelumnya belum memiliki media visual resmi. Desain banner tersebut dirancang secara informatif dan representatif untuk ditempatkan pada titik-titik strategis seperti area depan toko maupun pasar desa.
"Keberadaan sarana promosi statis tersebut berfungsi memperkuat branding produk lokal agar lebih mudah dikenali oleh konsumen sekitar maupun pendatang dari luar daerah," tuturnya. Langkah ini menjadi solusi praktis untuk mempertegas identitas visual unit usaha warga Jrakahpayung.
Sementara itu, Kepala Desa Jrakahpayung, Amat Rozikin menyampaikan apresiasi mendalam atas dedikasi dan bantuan konkret yang diberikan oleh tim mahasiswa. Beliau optimis wawasan serta sarana pemasaran yang diterima warganya dapat terus diterapkan secara berkelanjutan untuk menunjang perekonomian desa.
Melalui sinergi program ini, mahasiswa KKN Undip berharap pelaku UMKM ikan asap dapat terus beradaptasi dengan perkembangan teknologi pemasaran modern. Penguatan kapasitas usaha lokal ini diharapkan mampu menjadi motor penggerak pertumbuhan ekonomi desa yang berdaya saing tinggi.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....