Kenali Sampah, KKN Undip Ajak Siswa SD Rejosari Belajar Memilah Lewat Video Edukasi

  • 15 Agt 2026 13:44 WIB
  •  Semarang

RRI.CO.ID, Kendal - Mengenal sampah sejak usia dini menjadi langkah sederhana untuk membangun kebiasaan menjaga lingkungan. Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Diponegoro (Undip) dari Program Studi Informasi dan Humas mengajak siswa SD Negeri Rejosari, Kecamatan Kangkung, Kabupaten Kendal, mengenali jenis dan cara memilah sampah melalui video edukasi yang dibuat secara khusus.

Kegiatan ini dilaksanakan mahasiswa KKN Undip Safi Yumna Kalila, dengan pendampingan Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), Dea Adielyani SM MM. Sekaligus, kegiatan itu juga mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) 4, yaitu Pendidikan Berkualitas, dan SDGs 13, yaitu Penanganan Perubahan Iklim.

Safi mengatakan, program ini dilaksanakan sebagai upaya menanamkan kesadaran mengenai pengelolaan sampah sejak usia sekolah. "Kondisi lingkungan Desa Rejosari yang masih menghadapi persoalan sampah, termasuk kebiasaan membakar sampah, menjadi salah satu alasan pentingnya pengenalan pemilahan dan pengelolaan sampah kepada anak-anak sejak dini," ujarnya.

Melalui video edukasi yang ditayangkan di dalam kelas, ia memperkenalkan tiga kelompok sampah, yaitu organik, anorganik, dan bahan berbahaya dan beracun (B3). Siswa diberikan contoh benda yang termasuk dalam setiap kategori sehingga lebih mudah mengenali dan membedakan jenis sampah yang mereka temui sehari-hari.

Menurut dia, kegiatan ini juga mengajak siswa memahami bahwa setiap jenis sampah memiliki cara penanganan yang berbeda. Siswa diperkenalkan pada kebiasaan sederhana, seperti memilah sampah sebelum membuangnya serta mengurangi tindakan yang dapat memberikan dampak buruk terhadap lingkungan.

Melalui media video, materi mengenai sampah disampaikan dengan cara yang lebih dekat dengan keseharian siswa. Pembelajaran tersebut diharapkan dapat membantu siswa memahami pentingnya memilah sampah sekaligus mendorong mereka untuk mulai menerapkan kebiasaan menjaga lingkungan di sekolah maupun di rumah.

Melalui kegiatan ini, Safi berharap siswa dapat mulai membangun kesadaran untuk mengenali, memilah, dan mengelola sampah dengan lebih bijak. Pengenalan sejak dini menjadi langkah awal untuk membentuk generasi yang lebih peduli terhadap lingkungan sekaligus mendukung terciptanya Desa Rejosari yang lebih bersih dan berkelanjutan.

Kehadiran mahasiswa KKN Undip dalam memberikan edukasi lingkungan mendapat sambutan baik dari pihak sekolah. “Kami senang dengan adanya mahasiswa KKN yang datang dan memberikan pembelajaran seperti ini kepada anak-anak,” ujar Kepala SD Negeri Rejosari, Sulastri SPd MPd.

Pihaknya menegaskan, edukasi mengenai sampah memang penting diberikan sejak dini. Ini agar siswa terbiasa menjaga kebersihan dan memahami cara memperlakukan sampah dengan baik.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....