Kembangkan Usaha Kerupuk Goreng Pasir, KKN Undip Perkuat Label Kemasan Produk
- 22 Agt 2026 08:17 WIB
- Semarang
RRI.CO.ID, Batang - Mahasiswa KKN Undip Tim II Tahun 2025/2026 di Desa/ Kecamatan Tulis, Kabupaten Batang melaksanakan pembuatan label kemasan produk kerupuk goreng pasir milik pelaku UMKM, Solikhin. Kegiatan merupakan program kerja Multidisiplin 1 “Pemberdayaan Pelaku Usaha melalui Digitalisasi, Branding, Legalitas, dan Pemanfaatan Limbah Bernilai Ekonomi”.
Pembuatan label kemasan ini dilakukan melalui kolaborasi Nisrina Salsabila dari bidang Gizi dan Muhammad Fawwaz Rafiqin Suroso dari Informasi dan Humas untuk memperkuat identitas serta informasi produk. Nisrina Salsabila dari bidang Gizi berfokus pada penyusunan Informasi Nilai Gizi (ING) pada bagian belakang kemasan.
“Penyusunan Informasi Nilai Gizi dilakukan berdasarkan data komposisi bahan, resep, dan berat bahan yang digunakan dalam pembuatan kerupuk,” ujar Nisrina. Data tersebut kemudian menjadi dasar perhitungan kandungan zat gizi menggunakan Tabel Komposisi Pangan Indonesia (TKPI) dan Nutrisurvey.
Adapun, hasil perhitungan selanjutnya disusun dalam bentuk Informasi Nilai Gizi agar konsumen dapat mengetahui kandungan zat gizi yang terdapat dalam produk. Di sisi lain, Muhammad Fawwaz Rafiqin Suroso dari bidang Informasi dan Humas berfokus pada perancangan bagian depan kemasan berupa logo, nama produk, dan tampilan label.
“Perancangan ini dilakukan agar produk memiliki identitas yang lebih jelas dan mudah dikenali oleh konsumen,” jelas Fawwaz.
Dalam proses perancangan, Nisrina dan Fawwaz berkoordinasi dengan Solikhin untuk menyesuaikan rancangan dengan karakter usaha dan produk. Koordinasi dilakukan agar informasi dan tampilan yang dicantumkan pada kemasan tetap sesuai dengan produk yang dihasilkan.
Fawwas menegaskan, kolaborasi tersebut menghasilkan rancangan kemasan dengan identitas visual pada bagian depan dan informasi nilai gizi pada bagian belakang. Penggabungan kedua bagian ini diharapkan dapat membuat kemasan produk lebih menarik sekaligus memberikan informasi yang lebih lengkap kepada konsumen.
Melalui kegiatan ini, pihaknya berharap, pelaku UMKM memperoleh rancangan label yang dapat menjadi dasar dalam pengembangan kemasan produk kerupuk goreng pasir. Label tersebut juga dapat digunakan untuk memperkuat identitas produk dan memudahkan konsumen dalam memperoleh informasi mengenai produk.
Menurut dia, kegiatan ini menjadi salah satu bentuk penerapan ilmu mahasiswa KKN UNDIP dalam mendukung pengembangan UMKM Desa Tulis. Kolaborasi antara bidang Gizi dan Informasi dan Humas dilakukan agar pengembangan produk tidak hanya berfokus pada tampilan, tetapi juga memperhatikan kelengkapan informasi bagi konsumen.
Nisrina dan Fawwaz berharap rancangan label kemasan yang telah dibuat dapat dimanfaatkan dan dikembangkan oleh Solikhin secara berkelanjutan. Dengan identitas produk yang lebih kuat dan informasi yang lebih lengkap, produk kerupuk goreng pasir diharapkan semakin mudah dikenali oleh konsumen.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....