KKN Internasional, Mahasiswa Untidar Bantu Pengembangan Kopi di Timor Leste
- 07 Agt 2026 11:53 WIB
- Semarang
Poin Utama
- KKN Internasional
- Universitas Negeri Tidar ( Untidar) Magelang
- Baucau Timor Leste
RRI.CO.ID, Kota Magelang - Empat mahasiswa Universitas Negeri Tidar (Untidar) Magelang akan menjalani Kuliah Kerja Nyata (KKN) Internasional di Timor Leste dengan fokus mendampingi pengembangan komoditas kopi masyarakat Baucau. Keempat mahsiswa Untidar tersebut, yakni Keysa Neva Nabila ( Ilmu Komunikasi Fisipol),Tzabita Zulfa Purnama (Administrasi Negara-FisipolO, Ricky Astu Setiawan (Ekonomi Pembangunan, Fakultas Ekonomi) dan Anindya Septiara Pasha ( Teknik Mekatronika, Fakultas Teknik).
“Ke empat mahasiswa Untidar ini akan mengikuti KKN Internasional selama 20 hari, 10-30 Agustus. Mereka akan mengabdikan dirinya di Municipio Baucau, Posto Administrativo Laga, Suco Soba, Aldeia Hei-Wa, Timor-Leste,” kata Kepala Lembaga Pengembangan dan Pengabdian Masayarakat ( LPPM) Untidar Magelang, Enny Orbawati, Jumat, 7 Agustus 2026,
Enny mengatakan, program KKN Internasional yang diikuti mahasiswa Untidar tersebut merupakan keuda kalinya. Sebelumnya, Untidar di tahun 2025 kemarin mengirimkan lima orang mahasiswanya untuk mengikuti KKN Internasional di Malaysia.
Menurutnya, dipilihnya Timor Leste sebagai lokasi KKN internasional tersebut dikarenakan kedekatan geografis, historis, budaya dan hubungan ekonomi antara Indonesia dan Timor-Leste. Selain itu, adanya potensi pengembangan kerja sama internasional, serta peluang bagi mahasiswa untuk belajar mengenai pemberdayaan masyarakat dalam konteks sosial dan budaya yang berbeda.
Ia menambahkan, program KKN Internasional tersebut merupakan salah satu program strategis LPPM dalam mendukung internasionalisasi Tri Dharma Perguruan Tinggi. Khususnya bidang pengabdian kepada masyarakat.
“ Melalui program ini, mahasiswa tidak hanya belajar menerapkan ilmu pengetahuan di masyarakat. Akan tetapi juga memperoleh pengalaman berkolaborasi dalam lingkungan internasional yang multicultural,”katanya.
Enny menjelaskan, para program KKKN Internasional tersebut berkolaborasi dengan empat kampus di Jawa Timur. Ada Univesitas Pembangunan Nasional Veteran Jawa Timur, Universitas Jember, Universitas Moch Sroedji Jember dan Universitas PGRI Jember, serta mahasiswa dari Malaysia dan Universidade Dili, Timor-Leste.
Salah satu peserta KKN Internasional, Anindya Septiara Pasha mengatakan, dirinya tertarik mengikuti program ini karena ingin mendapat pengalaman baru dan berbeda dari mahasiswa lainnya. Langkah yang diambil Anindya tersebut juga mendapat dukungan dari orang tua, agar mendapat ilmu dan pengalaman yang bermanfaat sepulang nanti.
"Saya tertarik mengikuti KKN Internasional sebagai wujud pengabdian di masyarakat di Timor Leste. Saya dan teman-teman sudah punya rancangan program dengang fokus petani kopi di Baucau dan harapannya hasil KKN kami in bisa berguna bagi masyarakat di Baucau, “katanya.
Selama mengikuti KKN Internasional tersebut, peserta akan mengembangkan produk kopi masyarakat Baucau mulai dari olah tanam hingga penjualannya. Anindya sendiri berencana membuat alat penyiraman otomatis untuk mendukung peningkatan produktivitas petani kopi di lokasi KKN yang sering terkendala masalah air saat musim kemarau. (wied)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....