Bahas Microplastik, Teknik Lingkungan UIN Walisongo Undang Pakar dari India
- 04 Agt 2026 19:09 WIB
- Semarang
RRI.CO.ID., Semarang – Program Studi Teknik Lingkungan, Fakultas Sains dan Teknologi (FST), UIN Walisongo Semarang menyelenggarakan kegiatan International Guest Lecture, Senin, 3 Agustus 2026, di Kampus UIN Walisongo Semarang. Kegiatan ini menghadirkan pakar pengelolaan sampah dan lingkungan asal India, Prof. Sadhan Kumar Ghosh dari International Society of Waste Management, Air, and Water (ISWMAW) sebagai narasumber utama.
Mengusung isu strategis mengenai sampah mikroplastik (microplastics), kegiatan ini menjadi wadah berbagi pengetahuan dan pengalaman internasional terkait tantangan pencemaran mikroplastik yang kini menjadi perhatian global. Melalui kuliah tamu ini, peserta memperoleh wawasan mengenai sumber, dampak, serta berbagai strategi pengelolaan dan pengurangan mikroplastik yang telah diterapkan di berbagai negara.
Kegiatan yang diselenggarakan oleh Program Studi Teknik Lingkungan FST UIN Walisongo Semarang ini diikuti oleh dosen, mahasiswa, serta para guru jenjang MI, SD, SMP, dan MTs di wilayah Kota Semarang dan Kabupaten Kendal. Kehadiran peserta dari berbagai latar belakang pendidikan diharapkan dapat memperluas penyebaran pengetahuan mengenai pentingnya pengelolaan sampah sejak dini dan membangun kesadaran lingkungan di kalangan masyarakat.
"Kami berharap nantinya di sekolah-sekolah mitra ini menjadi inkubator gerakan zero waste di tingkat sekolah. Mengurangi penggunaan plastik sekali pakai, sehingga memitigasi bahaya microplastik", ujar Dr. Ling. Rusmadi, M.Si., selaku Ketua Panitia.
Dalam paparannya, Prof. Sadhan Kumar Ghosh menjelaskan bahwa mikroplastik merupakan salah satu bentuk pencemaran yang memerlukan perhatian serius. Karena keberadaannya telah ditemukan di berbagai ekosistem, mulai dari tanah, sungai, laut, hingga rantai makanan manusia.
Oleh karena itu, diperlukan kolaborasi antara pemerintah, akademisi, dunia pendidikan, industri, dan masyarakat. Untuk menerapkan prinsip pengelolaan sampah yang berkelanjutan melalui pendekatan ekonomi sirkular dan pengurangan penggunaan plastik sekali pakai.
"Harapannya nanti muncul inisiatif-inisiatif lokal yang dilakukan oleh sekolah-sekolah mitra terkait dengan budaya minim sampah. Untuk merespon bahaya microplastik bagi lingkungan dan kesehatan manusia," ujarnya.
Melalui kegiatan ini, Program Studi Teknik Lingkungan FST UIN Walisongo Semarang menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan pembelajaran berwawasan global sekaligus memperkuat jejaring internasional di bidang teknik lingkungan. Kehadiran pakar internasional diharapkan mampu meningkatkan kompetensi akademik peserta serta menginspirasi lahirnya inovasi dan kolaborasi dalam upaya mengatasi permasalahan sampah, khususnya pencemaran mikroplastik.
International Guest Lecture ini juga menjadi bagian dari upaya Prodi Teknik Lingkungan UIN Walisongo Semarang dalam mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), khususnya pada aspek lingkungan hidup, pengelolaan limbah, dan pembangunan berkelanjutan melalui pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....