Program Orang Tua Mengajar, SMPN 2 Batang Perkuat Kemitraan dengan Wali Murid

  • 27 Jul 2026 10:28 WIB
  •  Semarang

RRI.CO.ID, Batang – SMP Negeri 2 Batang memperkuat kemitraan antara sekolah dan wali murid melalui Program Orang Tua Mengajar pada tahun ajaran baru 2026/2027. Program tersebut diawali dengan prosesi serah terima siswa baru sebagai simbol penyerahan tanggung jawab pendidikan dari orang tua kepada pihak sekolah selama tiga tahun ke depan.

Kepala SMP Negeri 2 Batang, Mochamad Santoso, mengatakan prosesi serah terima digelar untuk membangun hubungan yang erat antara sekolah dan wali murid. Menurutnya, sinergi tersebut menjadi modal penting dalam mendukung proses belajar mengajar.

"Setelah orang tua menitipkan putra-putrinya, segera membentuk paguyuban wali murid, untuk merancang program kerja untuk menunjang proses pembelajaran siswa. Kami akan melibatkan peran orang tua sesuai kompetensinya, dalam program Orang Tua Mengajar," ujarnya saat ditemui di halaman SMP Negeri 2 Batang, Senin, 27 Juli 2026.

Selain membentuk paguyuban wali murid, sekolah juga akan melibatkan para orang tua untuk berbagi pengalaman dan keahlian sesuai bidang masing-masing. Langkah ini diharapkan dapat memberikan wawasan baru sekaligus memperkaya pengalaman belajar siswa di dalam kelas.

Perwakilan wali murid, Budi Pramono, menyambut baik program tersebut dan bersyukur putri keduanya dapat melanjutkan pendidikan di almamaternya. "Dulu saya juga alumni sini, jadi ini anak kedua juga masuk ke SMP 2, semoga bisa berprestasi yang makin meningkat," ucapnya.

Salah seorang siswi baru, Ahmanida, mengaku siap menempuh pendidikan selama tiga tahun di SMP Negeri 2 Batang. "Saya masuk dengan jalur prestasi, jadi nilai rapor, makanya ingin meningkatkan prestasi selama sekolah di sini," ujarnya.

Ketua Komite Sekolah, Sofan Sofyan, juga mendukung kolaborasi antara pendidik dan wali murid dalam mendukung proses pembelajaran. Menurutnya, keterlibatan orang tua di kelas akan memberi manfaat nyata bagi siswa karena dapat berbagi pengalaman sesuai profesi dan keahlian yang dimiliki.

"Bisa disesuaikan di momen tertentu, orang tua mengajar, itu sangat bagus. Misalnya, ada yang punya kemampuan berbisnis bisa ditularkan ke anak didik, agar ke depan punya keahlian lain, sehingga siap bersaing," katanya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....