Sosialisasi Perkembangan Bahasa Anak, Program KALISA KKN Undip di Desa Kaliboyo
- 15 Agt 2026 09:13 WIB
- Semarang
RRI.CO.ID, Batang - Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Reguler Tim II Universitas Diponegoro (Undip) turut berkontribusi dalam meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya perkembangan bahasa anak usia dini melalui program Kaliboyo Sadar Bahasa Anak (Kalisa): Gerakan Keluarga Peduli Perkembangan Bahasa Anak Balita”. Program tersebut dilaksanakan di Aula Balai Desa Kaliboyo, Kecamatan Tulis, Kabupaten Batang, baru-baru ini.
Mahasiswa KKN Undip, Bintang Bagus Prasetyo mengatakan, kegiatan ini ditujukan kepada ibu-ibu PKK dan kader Posyandu. Mereka ini sebagai pihak yang memiliki peran penting dalam mendampingi keluarga serta mendukung pemantauan tumbuh kembang anak di lingkungan masyarakat.
"Melalui kegiatan sosialisasi, kami memberikan pemahaman mengenai tahapan perkembangan bahasa anak sesuai usia. Materi yang disampaikan mencakup perkembangan kemampuan bahasa anak sejak usia dini, faktor-faktor yang dapat memengaruhi pemerolehan bahasa, serta pentingnya lingkungan keluarga dalam memberikan stimulasi bahasa," ujarnya.
Menurut Bintang, peserta juga diberikan informasi mengenai berbagai bentuk stimulasi yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Stimulasi bahasa tidak selalu membutuhkan kegiatan khusus, orang tua dan keluarga dapat melakukannya melalui interaksi sederhana, seperti mengajak anak berbicara, membacakan buku, mengenalkan kosakata baru, mengajukan pertanyaan, serta memberikan respons terhadap perkataan anak.

Pihaknya mengungkapkan, interaksi tersebut dapat membantu anak mengembangkan kemampuan memahami dan menggunakan bahasa. Lingkungan yang memberikan kesempatan kepada anak untuk mendengar, berbicara, dan berinteraksi secara aktif dapat mendukung proses perkembangan kemampuan komunikasinya.
Selain membahas stimulasi bahasa, kata dia, program Kalisa turut mengenalkan tanda-tanda keterlambatan perkembangan bahasa pada anak. Pemahaman ini diberikan agar peserta dapat lebih peka terhadap perkembangan kemampuan komunikasi anak sesuai dengan tahapan usianya.
Ia berharap, pengetahuan tersebut dapat membantu ibu-ibu PKK dan kader Posyandu dalam memberikan edukasi kepada orang tua di lingkungan masing-masing. Kader Posyandu juga dapat berperan dalam menyampaikan informasi mengenai pentingnya stimulasi bahasa sebagai bagian dari perhatian terhadap tumbuh kembang anak.
"Program Kalisa menghasilkan output berupa kegiatan sosialisasi dan penyampaian ilmu mengenai perkembangan bahasa anak. Materi yang diberikan diharapkan tidak berhenti pada kegiatan sosialisasi, tetapi dapat diteruskan kepada keluarga dan masyarakat melalui peran ibu-ibu PKK serta kader Posyandu," katanya.
Melalui program ini, pihaknya menuturkan, keluarga di Desa Kaliboyo diharapkan semakin memahami pentingnya perkembangan bahasa sejak usia dini. Orang tua juga diharapkan dapat memberikan stimulasi bahasa secara rutin melalui aktivitas sehari-hari bersama anak.
Bintang menuturkan, program Kalisa menjadi salah satu upaya untuk membangun kepedulian masyarakat terhadap perkembangan komunikasi anak balita. Dengan pemahaman yang lebih baik, keluarga dan lingkungan sekitar diharapkan mampu memberikan dukungan yang sesuai agar anak dapat mengembangkan kemampuan berkomunikasi, belajar, dan bersosialisasi sejak usia dini.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....