Universitas Semarang Perkuat Kurikulum Berbasis Capaian demi Lulusan Siap Kerja
- 23 Jul 2026 11:45 WIB
- Semarang
RRI.CO.ID, Semarang – Program Studi Manajemen Fakultas Ekonomi Universitas Semarang (USM) memperkuat penerapan kurikulum berbasis capaian guna menghasilkan lulusan yang kompeten, adaptif, dan siap menghadapi kebutuhan dunia kerja. Upaya tersebut dilakukan melalui evaluasi implementasi kurikulum yang digelar pada Selasa, 22 Juli 2026.
Evaluasi kurikulum menjadi bagian dari komitmen USM untuk terus meningkatkan kualitas pembelajaran agar tetap relevan dengan perkembangan dunia akademik, dunia usaha, dan lingkungan kerja yang terus berubah. Kegiatan tersebut juga menjadi sarana penyempurnaan proses pembelajaran secara berkelanjutan.
Kegiatan menghadirkan dua narasumber dari Universitas Negeri Semarang (Unnes), yakni Dr. Maylia Pramono Sari, S.E., M.Si., Akt., CA., ACPA dan Dr. Nanik Sri Utaminingsih, S.E., M.Si., Akt. Keduanya memberikan masukan mengenai strategi penguatan implementasi kurikulum berbasis capaian di perguruan tinggi.
Dalam pemaparannya, Maylia menegaskan bahwa evaluasi kurikulum perlu dilakukan secara berkesinambungan agar capaian pembelajaran mahasiswa dapat diukur secara optimal. Menurutnya, penyusunan kurikulum tidak hanya berorientasi pada materi perkuliahan, tetapi juga harus mampu menjawab kebutuhan para pemangku kepentingan.
"Kurikulum berbasis capaian tidak hanya berfokus pada materi yang disampaikan. Akan tetapi juga memastikan capaian pembelajaran mahasiswa dapat diukur, dievaluasi, dan sesuai dengan kebutuhan pemangku kepentingan," katanya melalui keterangan tertulis.
Dekan Fakultas Ekonomi USM, Dr. Edy Suryawardana, S.E., M.M., mengatakan evaluasi kurikulum merupakan langkah strategis untuk memastikan proses pembelajaran terus berkembang mengikuti perubahan zaman. Pihaknya berkomitmen melakukan perbaikan berkelanjutan agar kualitas pendidikan di Fakultas Ekonomi semakin meningkat.
"Kami berharap, melalui kegiatan ini, Program Studi S1 Manajemen Fakultas Ekonomi Universitas Semarang mampu memperkuat kualitas implementasi kurikulum berbasis capaian. Menghasilkan lulusan yang kompeten, adaptif, dan relevan dengan kebutuhan dunia kerja dan masyarakat," ungkapnya.
Kegiatan berlangsung secara interaktif melalui diskusi dan evaluasi terhadap berbagai aspek implementasi kurikulum, mulai dari perencanaan pembelajaran, pelaksanaan proses akademik, asesmen, hingga evaluasi capaian pembelajaran lulusan. Hasil evaluasi tersebut diharapkan menjadi dasar penyempurnaan kurikulum sehingga mampu menjawab tantangan dunia kerja sekaligus meningkatkan daya saing lulusan USM.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....