Wisuda 669 Lulusan, Ini Pesan Rektor Unimus

  • 30 Jun 2026 22:21 WIB
  •  Semarang

RRI.CO.ID, Semarang - Lulusan Universitas Muhammadiyah Semarang (Unimus) memiliki profil yang memadukan antara kompetensi keilmuan dengan nilai-nilai akhlak keagamaan. Dengan dua hal tersebut para lulusan bisa bersaing dan bersanding dengan seluruh masyarakat baik di Indonesia maupun di luar negeri.

Hal tersebut ditegaskan Rektor Unimus, Prof Dr Masrukhi MPd disela acara Wisuda ke-49 yang diikuti 669 wisudawan dari berbagai program di kampus tersebut pada Selasa, 30 Juni 2026. Menurutnya, para lulusan Unimus telah bekerja di berbagai lembaga, swasta dalam dan luar negeri.

"Mulai di Arab Saudi, Qatar, kemudian negara-negara Eropa, di Jerman, kemudian di Amerika, di Jepang mereka semuanya itu bisa bekerja dengan baik. Ini artinya bahwa pendidikan di Universitas Muhammadiyah Semarang sudah on the right track membekali mereka kompetensi keilmuan yang memadai sesuai dengan prodi masing-masing," katanya.

Untuk memperkuat daya saing, lanjut dia, Unimus melahirkan Fakultas Komputer dan Teknologi Digital. Fakultas baru di Unimus ini memiliki program studi yang relevan dengan kebutuhan industri digital sekarang ini.

"Tahun 2026 ini lahir satu fakultas baru, Fakultas Komputer dan Teknologi Digital yang disebut n VCOMDIGI. Di tahun 2026 ini juga lahir 10 program studi baru yang sangat milenial banget," ungkapnya.

Selain peningkatan kualitas akademik, Unimus juga tengah mempertegas posisinya dalam perangkingan Greenmetric di kancah global. Perangkingan ini mengukur dan mengevaluasi komitmen keberlanjutan lingkungan, tata kelola, dan aksi iklim sebuah institusi.

"Begitu masuk pertama, kita sudah posisi kedua di Jawa Tengah. Karena sejak awal kita memang berupaya menciptakan kampus yang hijau, indah, menggembirakan, nyaman baik lingkungan fisik maupun lingkungan sosial, lingkungan psikologis," tegasnya.

Prof Masrukhi menekankan para wisudawan untuk bisa berkolaborasi dan kreatif di era digital. Karena para lulusan sekarang ini hidup di era Volatility, Uncertainty, Complexity, Ambiguity (VUCA) abad 21.

"Beberapa hal harus ditanamkan kepada diri para lulusan untuk terjun di tengah-tengah masyarakat dengan kemampuan kolaborasi, komunikasi kreatif tinggi dan kreativitas. Karena kita berada di era VUKA, orientasi harus ke depan lebih difokuskan," ucapnya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....