Aksi Hijau, Cara Siswa MIS Ngalian Rayakan Kelulusan Sekolah
- 20 Jun 2026 07:15 WIB
- Semarang
Poin Utama
- Kelulusan Siswa Sekolah Dasar
- Aksi Hijau, Cara Siswa MIS Ngalian Rayakan Kelulusan Sekolah
RRI.CO.ID, Pekalongan - Siswa Madrasah Ibtidaiyah Salafiyah (MIS) Ngalian, Kecamatan Tirto, Kabupaten Pekalongan, Punya cara berbeda untuk mensyukuri kelulusan mereka. Aksi hijau dengan donasikan puluhan bibit pohon sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan.
Jika biasanya tren perayaan kelulusan identik dengan pesta dan konvoi, Aksi sosial dengan penyerahan bibit pohon kepada Lintas Komunitas Peduli Pekalongan (LKPP) menjadi bentuk rasa syukur siswa kelas 6 MIS Ngalian. Kegiatan ini menjadi simbol perayaan kelulusan tidak harus diwarnai euforia sesaat, tetapi juga dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi lingkungan.
Kepala MIS Ngalian, Ella Maryana mengatakan, Donasi bibit pohon merupakan hasil partisipasi orang tua siswa dan pengurus madrasah sebagai bentuk rasa syukur atas kelulusan para siswa tahun ini.
“Acara hari ini kami menyerahkan beberapa bibit pohon kepada Lintas Komunitas Peduli Pekalongan. Bibit ini berasal dari para orang tua dan juga pengurus sebagai bentuk rasa syukur karena anak-anak mereka telah lulus dari MI Salafiyah Ngalian tahun ini,” ujar Ella, Sabtu 20 Juni 2026.
Menurutnya, kegiatan tersebut sengaja dirancang untuk menanamkan nilai kepedulian lingkungan kepada siswa sejak usia dini. Pendidikan karakter, kata dia, tidak hanya diberikan di dalam kelas, tetapi juga melalui aksi nyata yang berdampak bagi masyarakat.
“Tujuan utama kami ingin membentuk karakter anak-anak agar selalu peduli terhadap lingkungan hidup. Jadi, bentuk syukurnya tidak hanya dengan berpesta, tapi juga diwujudkan dalam kepedulian terhadap lingkungan, air, dan lain sebagainya,” jelasnya.
Dari kegiatan tersebut, terkumpul sekitar 60 bibit pohon dengan berbagai jenis. Beberapa di antaranya merupakan tanaman yang mulai jarang ditemukan, seperti pohon aren dan pohon gayam.
Ella berharap gerakan sederhana yang dilakukan MIS Ngalian dapat menjadi contoh bagi sekolah maupun madrasah lain di Kabupaten Pekalongan untuk ikut ambil bagian dalam upaya pelestarian lingkungan.
“Kami ingin menjadi penggagas agar madrasah lain juga ikut peduli terhadap lingkungan. Kegiatan seperti ini akan terus kami lestarikan setiap tahun,” katanya.
Sementara itu, anggota LKPP Kecamatan Tirto, Bahrun, menyampaikan apresiasi atas kepedulian para siswa dan pihak madrasah yang memilih merayakan kelulusan dengan aksi penghijauan.
Ia menilai donasi tersebut memiliki nilai penting karena sejumlah bibit yang diserahkan tergolong tanaman langka yang keberadaannya mulai berkurang di Pekalongan.
“Kami sangat berterima kasih kepada MI Salafiyah Ngalian atas donasi tanaman ini. Beberapa jenisnya termasuk langka, seperti pohon gayam yang sudah mulai punah. Kami akan berusaha mengembangkannya agar tidak hilang,” ungkapnya.
Menurut rencana, bibit-bibit tersebut akan ditanam dalam kegiatan penghijauan di kawasan Hutan Linggo Asri. Langkah ini diharapkan tidak hanya memperkuat tutupan hijau, tetapi juga menjaga keberlanjutan jenis-jenis tanaman lokal yang mulai langka.
Ia mengajak masyarakat untuk ikut berpartisipasi dalam gerakan pelestarian lingkungan melalui LKPP di masing-masing kecamatan. Selain menanam pohon, ia menegaskan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan dengan tidak membuang sampah sembarangan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....