Atraksi Silat Meriahkan Pengenalan Ekstrakurikuler di MPLS SMPN 4 Batang

  • 16 Jul 2026 13:10 WIB
  •  Semarang

RRI.CO.ID, Batang – Atraksi pencak silat Merpati Putih menjadi daya tarik dalam rangkaian Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di SMP Negeri 4 Batang. Melalui demonstrasi berbagai kegiatan ekstrakurikuler, sekolah ingin membantu siswa baru mengenali minat dan bakat sejak awal memasuki lingkungan belajar.

Kegiatan pengenalan ekstrakurikuler dikemas secara interaktif dengan menampilkan kemampuan siswa kelas VIII dan IX. Berbagai organisasi dan cabang ekstrakurikuler diperkenalkan melalui praktik langsung agar lebih mudah dipahami oleh peserta didik baru.

Ketua MPLS SMP Negeri 4 Batang, Aziz Chaqim, mengatakan metode demonstrasi dipilih karena dinilai lebih efektif dibandingkan penyampaian materi secara teori. Dengan cara tersebut, siswa dapat melihat langsung aktivitas yang akan mereka ikuti.

"Ini jauh lebih baik, dengan praktik langsung, daripada teori. Anak jadi lebih bisa punya banyak pilihan pada ekstrakurikuler yang diminati," ujarnya di SMP Negeri 4 Batang, Kamis, 16 Juli 2026.

Aziz berharap seluruh siswa baru mengikuti sedikitnya satu kegiatan ekstrakurikuler. Menurutnya, kegiatan tersebut tidak hanya mengembangkan bakat, tetapi juga membentuk karakter disiplin dan semangat berprestasi.

Beragam ekstrakurikuler diperkenalkan dalam kegiatan itu, mulai dari Patroli Keamanan Sekolah (PKS), Palang Merah Remaja (PMR), Olimpiade Sains Nasional (OSN), olahraga, hingga marching band. Sejumlah di antaranya telah meraih prestasi di tingkat kabupaten maupun provinsi.

"Terutama bidang olahraga dan seni yang telah menyabet banyak kejuaraan baik di tingkat kabupaten maupun provinsi. Apapun yang dipilih, tentu akan berdampak positif bagi pribadi anak di masa depan," ucapnya.

Salah satu penampilan yang paling menyita perhatian datang dari anggota pencak silat Merpati Putih. Tiga siswa, Ayun, Imelda, dan Faira, memperagakan kemampuan bersepeda dengan mata tertutup sebagai hasil latihan kepekaan dan konsentrasi.

"Latihannya selama tiga bulan mencoba melatih ketajaman kepekaan terhadap suatu gerakan di depannya dengan mata tertutup. Kalau sudah terbiasa nanti telapak tangan akan terasa hangat, kalau ada suatu gerakan atau benda di hadapan," ujarnya.

Koordinator Pelatih Merpati Putih Batang, Cahyono, mengatakan saat ini belasan anggotanya masih berstatus pelajar SMP dan SMA. Menurutnya, MPLS menjadi momentum yang tepat untuk memperkenalkan pencak silat sekaligus menarik minat siswa baru bergabung.

"Targetnya kami bisa meningkatkan jumlah anggota 15 sampai 20 anggota dari siswa baru di SMP 4. Beberapa keahlian jurus yang ditunjukkan di antaranya jurus tunggal IPSI, tata gerak Merpati Putih dan getaran," katanya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....