Manusia dan Pisang ternyata Memiliki Kemiripan Genetik
- 29 Mei 2026 16:05 WIB
- Semarang
RRI.CO.ID, Semarang - Fakta unik mengenai manusia dan pisang kembali menarik perhatian masyarakat melalui pembahasan dunia sains modern belakangan ini. Banyak penelitian menyebut manusia dan pisang memiliki kemiripan genetik sekitar 50% hingga 60% secara biologis.
Namun kesamaan tersebut bukan berarti manusia merupakan setengah pisang seperti anggapan keliru berkembang dalam media sosial belakangan ini. Kemiripan itu terjadi karena manusia dan tumbuhan memiliki kode genetik dasar untuk menjalankan fungsi kehidupan seluler secara umum.
Para ilmuwan menjelaskan gen berfungsi mengatur proses penting seperti pembelahan sel metabolisme serta pembacaan informasi DNA kehidupan makhluk. Fungsi dasar tersebut ternyata dimiliki hampir seluruh organisme hidup termasuk manusia hewan tumbuhan bahkan mikroorganisme sederhana di bumi.
Dalam kajian genetika, gen merupakan bagian kecil dari keseluruhan DNA yang terdapat pada tubuh makhluk hidup di dunia. Sementara keseluruhan DNA manusia jauh lebih kompleks dibandingkan tumbuhan karena mengatur struktur tubuh sistem saraf hingga kemampuan berpikir.
Penjelasan ilmiah tersebut dilansir melalui kajian genetika modern yang dipublikasikan platform penelitian kesehatan Sano Genetics beberapa waktu lalu. Menurut penjelasan tersebut kemiripan genetik terjadi pada gen dasar yang mengontrol fungsi biologis universal semua organisme hidup.
Media sains internasional IFLScience juga menjelaskan kesamaan genetik manusia dan pisang sering disalahartikan masyarakat luas selama ini. Padahal persamaan tersebut hanya menunjukkan adanya evolusi kehidupan yang memiliki mekanisme biologis dasar serupa sejak dahulu kala.
Para peneliti menilai pemahaman genetika penting dikenalkan kepada masyarakat supaya informasi ilmiah tidak berubah menjadi hoaks menyesatkan publik. Edukasi mengenai sains genetika juga membantu masyarakat memahami hubungan antarmakhluk hidup dalam ekosistem bumi secara lebih bijaksana.
Melalui perkembangan penelitian modern ilmuwan terus mempelajari hubungan genetika manusia dengan organisme lain untuk kebutuhan kesehatan masa depan. Kajian tersebut diharapkan mampu membuka pemahaman baru mengenai evolusi kehidupan serta pengembangan teknologi medis dunia modern.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....