Masa Depan Tak Bisa Diramal, Ini Pesan Penting Prof Sudharto untuk Wisudawan

  • 21 Mei 2026 11:20 WIB
  •  Semarang

RRI.CO.ID, Semarang - Masa depan tidak bisa diprediksi dan diramalkan, sehingga menjadi penting bagi para wisudawan untuk membentuk masa depan. Hal itu diungkapkan Ketua Pembina Yayasan Alumni Undip, Prof. Sudharto P.Hadi, M.E.S., Ph.D dalam Upacara Wisuda Ke-76 USM pada Rabu, 20 Mei 2026.

Dia mengatakan, keberhasilan hari kemarin merupakan awal perjuangan hari ini. Keberhasilan hari ini merupakan awal perjuangan besok pagi.

''Masa depan itu dibentuk oleh Anda, oleh kita. Jika bukan dari kita, adalah orang lain,'' kata Prof Dharto, panggilan akrabnya.

Ia menyebut, ujian sesungguhnya dimulai ketika lulusan sudah terjun ke masyarakat. “Mudah-mudahan semua lulusan USM adalah yang mampu merepresentasikan kompetensi tadi,'' ujarnya.

Menurutnya, keberhasilan para wisudawan hari ini merupakan buah dari ketekunan. ''Yen kowe tekun itu bakal entuk teken, yen wis entuk teken, bakal tekan, tercapai entuk tiga hal tadi,” ucapnya.

“Jadi, teken itu ijazah, ijazah yang lagi ramai terus-menerus ya. Jadi, bicara ijazah, itu bisa berarti bukti kebenaran yang sah menyatakan Anda telah lulus,'' ungkapnya.

Sementara itu, Kepala LLDikti Wilayah VI Jawa Tengah, Prof Dr Ir Aisyah Endah Palupi MPd mengatakan, lapangan pekerjaan tidak bertumbuh secara signifikan, namun lulusan selalu ada. ''Para wisudawan sekarang masuk di dalam masa digital,” katanya.

“Semua banyak dibantu oleh kecepatan digital, dengan menggunakan artificial intelligence (AI). Naik itu digunakan pada saat kita kuliah, mengerjakan tugas, bahkan untuk mengerjakan skripsi sekalipun ada yang bantu,'' ujarnya.

Oleh karena itu, katanya, dia minta para wisudawan hati-hati dalam menggunakan AI. Sebab, digital itu bisa jadi akan menggerus critical thinking, dan cara berpikir kritis. Karena semua-muanya sudah dijawab.

''Jadi kita lupa kalau harus berpikir bagaimana caranya memecahkan masalah. Kalau kita tepat untuk menggunakan itu, membantu dalam apa pun, maka itu akan menjadi baik, itulah yang menjadi tantangan saat ini,'' katanya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....