ICISPE 2026, Undip Bahas Tata Kelola Lingkungan dan Perubahan Iklim

  • 11 Sep 2026 16:13 WIB
  •  Semarang

RRI.CO.ID, Semarang - Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Diponegoro (Undip) menggelar International Conference on Indonesian Social and Political Enquiries (ICISPE) 2026 di Hotel Arrus Semarang, 11–12 September 2026. Konferensi internasional ini mengangkat tema “Bridging Governance and Ecology: Navigating Energy Policy, Environmental Protection, and Climate Governance”.

Forum ini mempertemukan akademisi dan sejumlah pemangku kepentingan untuk membahas tata kelola pemerintahan, kebijakan energi, perlindungan lingkungan, serta perubahan iklim. Wakil Rektor IV Undip Wijayanto, S.IP., M.Si., Ph.D. mengatakan, persoalan lingkungan menjadi salah satu masalah besar yang dihadapi dunia saat ini.

Menurutnya, isu lingkungan tidak lagi menjadi pembahasan yang bersifat jangka panjang, tetapi telah menjadi persoalan nyata yang dirasakan masyarakat. "Kalau kita tidak bicara tentang lingkungan, maka kemudian kita tertinggal dari percakapan dunia," ujarnya.

Menurut Wijayanto, perubahan iklim menjadi persoalan yang harus dipikirkan bersama.. Dampaknya tidak hanya dirasakan generasi saat ini, tetapi juga akan diwariskan kepada generasi mendatang.

Ia mencontohkan, kondisi di Prancis yang mengalami gelombang panas luar biasa pada musim panas lalu. Kondisi tersebut, menurutnya, menunjukkan dampak perubahan iklim yang semakin nyata secara global. "Masalah lingkungan ini adalah utang kita kepada generasi yang akan datang, generasi yang hari ini baru lahir dan juga yang akan lahir di masa depan," katanya.

Persoalan serupa, lanjut Wijayanto, juga dapat dilihat secara langsung di Indonesia, termasuk di wilayah Semarang dan pesisir utara Jawa Tengah. Kawasan Demak, misalnya, menghadapi persoalan banjir rob yang berdampak terhadap permukiman warga dan ketersediaan air bersih.

Sebagai perguruan tinggi yang berada di kawasan Pantura, Undip berupaya memberikan kontribusi nyata terhadap persoalan tersebut. Salah satunya melalui pemanfaatan teknologi desalinasi untuk mengubah air asin atau payau menjadi air yang dapat digunakan masyarakat.

Wijayanto menilai ICISPE 2026 yang diselenggarakan FISIP Undip menjadi relevan karena membahas persoalan lingkungan dalam perspektif tata kelola. Menurutnya, isu tersebut tidak hanya menjadi persoalan global, tetapi juga telah menjadi persoalan empiris yang dihadapi masyarakat sehari-hari.

"Ini bukan satu problem yang elitis. Justru problem yang empirik yang saat ini sedang dihadapi oleh masyarakat kita," katanya.

Sementara itu, Dekan FISIP Undip Prof. Dr. Drs. Teguh Yuwono, M.Pol.Admin. mengatakan, ICISPE 2026 menjadi bagian dari upaya FISIP Undip memperkuat jejaring akademik di tingkat internasional. Menurutnya, konferensi tersebut menghadirkan sejumlah narasumber dari Indonesia maupun berbagai negara untuk membahas isu tata kelola pemerintahan dan lingkungan.

"Jaringan kita sudah sangat luas. Sselain narasumber dari dalam, ada Prof. Prof. Sudharto P. Hadi dan Prof. Ika Riswanti Putranti, ada juga narasumber yang lain yang diambil dari beberapa negara," ujarnya.

Teguh mengatakan, tema yang diangkat menjadi penting. Persoalan lingkungan tidak dapat dilepaskan dari kebijakan pemerintah dan tata kelola pemerintahan.

Ia menambahkan, perkembangan teknologi juga menuntut tata kelola pemerintahan yang semakin adaptif. Karena itu, ICISPE 2026 turut membahas konsep environmental digital governance sebagai bagian dari perkembangan tata kelola lingkungan di era digital.

"Jadi hari ini tidak bisa kita membangun hanya manual, tapi juga digital. Di sini temanya menarik, ada environmental digital governance," katanya.

Menurut Teguh, pembahasan dalam ICISPE 2026 juga mencakup perspektif hukum lingkungan serta berbagai pendekatan akademik untuk mendukung pengelolaan pemerintahan dan pembangunan yang berkelanjutan. Ia berharap konferensi internasional tersebut semakin memperkuat visi Undip sebagai perguruan tinggi berkelas dunia.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....