Mahasiswa Undip Presentasikan Riset Smart Tax di Forum Internasional

  • 19 Mei 2026 15:21 WIB
  •  Semarang

RRI.CO.ID, Jakarta – Mahasiswa Program Studi Magister Ilmu Lingkungan (MIL) Sekolah Pascasarjana Universitas Diponegoro (Undip), Muhammad Helmi Candra, mempresentasikan riset pengembangan tata kelola pajak berbasis teknologi dalam ajang The 6th International Conference on Smart City Innovation (ICSCI) 2026 di Jakarta. Forum internasional tersebut menjadi wadah akademik global yang mempertemukan peneliti, praktisi, pemerintah, dan industri dalam membahas transformasi perkotaan berbasis teknologi dan data.

Konferensi yang digelar oleh Smart City Universitas Indonesia pada 11–12 Mei 2026 di Grand Mercure Kemayoran, Jakarta, mengusung tema “Smart Governance and Technology-Driven Urban Transformation for Sustainable and Resilient Cities”. Keikutsertaan Helmi juga menjadi bagian dari implementasi program World Class University (WCU) Undip melalui skema Student Go International (SGI).

Dalam forum tersebut, Muhammad Helmi Candra berkolaborasi dengan Department of Solution Engineer PT Esri Indonesia serta peneliti dari Departemen Perencanaan Wilayah dan Kota (PWK) Universitas Diponegoro. Tim mempresentasikan hasil penelitian mengenai pengembangan model Spatial Tax Intelligence, yakni pendekatan berbasis geospasial untuk mendukung tata kelola pajak daerah yang lebih adaptif, transparan, dan berbasis data.

“Partisipasi dalam ICSCI 2026 menjadi momentum penting bagi kami untuk memperkenalkan implementasi smart governance berbasis geospatial intelligence dari Indonesia ke forum internasional. Kolaborasi antara akademisi dan industri juga menjadi faktor penting dalam mendorong pengembangan solusi perkotaan yang lebih aplikatif, adaptif, dan berkelanjutan,” ujar Muhammad Helmi Candra dalam siaran pers, Selasa, 19 Mei 2026.

Penelitian tersebut mengintegrasikan data spasial dan data perpajakan guna mengidentifikasi spatial-tax mismatch atau ketidaksesuaian antara aktivitas ekonomi suatu wilayah dengan kontribusi pajak yang diberikan. Model ini diharapkan mampu membantu pemerintah daerah memahami potensi penerimaan pajak secara lebih akurat.

Kolaborasi dengan PT Esri Indonesia juga dilakukan dalam pengembangan geospatial decision support system berbasis dashboard interaktif. Sistem ini memungkinkan visualisasi data pajak secara spasial untuk memetakan potensi pajak, mengidentifikasi wilayah dengan tingkat kepatuhan rendah, hingga mendukung pengambilan keputusan berbasis data.

Keikutsertaan tersebut juga mencerminkan komitmen Universitas Diponegoro dalam memperkuat riset multidisiplin dan inovasi teknologi di bidang tata kelola perkotaan. Pengembangan solusi berbasis smart city, urban analytics, dan digital governance dinilai menjadi langkah penting menjawab tantangan pembangunan kota di masa depan.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....