Undip Siapkan Beasiswa untuk Adriano, Mahasiswa yang Suarakan Kondisi Alor

  • 10 Agt 2026 20:30 WIB
  •  Semarang

RRI.CO.ID, Semarang: Universitas Diponegoro (Undip) menyiapkan beasiswa pendidikan bagi mahasiswa Hubungan Internasional, Adriano Jeconia Padama, sebagai bentuk apresiasi atas keberaniannya menyuarakan persoalan tingginya harga beras di Kabupaten Alor, Nusa Tenggara Timur (NTT). Persoalan tersebut disampaikan Adriano secara langsung kepada Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman saat kegiatan Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) Undip 2026 di Muladi Dome Semarang Kamis 6 Agustus 2026.

Aspirasi itu kemudian mendapat respons cepat dari pemerintah, termasuk kunjungan Menteri Pertanian ke Kabupaten Alor. Rektor Undip Prof. Dr. Suharnomo, S.E., M.Si., mengatakan, Adriano menjadi salah satu sosok mahasiswa yang ikonik dalam kegiatan PMB tahun ini.

Ia menilai keberanian Adriano menyampaikan kondisi masyarakat Alor di hadapan sekitar 5.000 orang patut diapresiasi. "Tahun ini kami memiliki sosok yang ikonik, Mas Adriano. Banyak mahasiswa Undip yang datang ke panggung, tetapi saya rasa yang langsung mengekspresikan perasaan dengan kelihatan sangat tulus bahwa ini tentang masyarakat kami di Alor," ujar Suharnomo dalam jumpa pers di Undip Senin 10 Agustus 2026.

Menurutnya, keberanian tersebut semakin layak diapresiasi karena data yang disampaikan Adriano mengenai kondisi masyarakat Alor telah terverifikasi dan akurat. "Yang kedua, apresiasi karena tidak gampang untuk menyampaikan itu secara publik di hadapan lima ribu orang. Dan yang paling salut juga datanya sangat verified, sangat akurat," katanya.

Suharnomo mengatakan, tindak lanjut pemerintah terhadap persoalan tersebut juga menunjukkan bahwa suara mahasiswa dapat memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Menteri Pertanian bersama Direktur Utama Bulog dan jajaran terkait telah menindaklanjuti aspirasi Adriano, termasuk dengan mengunjungi Alor.

Sebagai bentuk apresiasi atas keberanian dan kepedulian Adriano terhadap masyarakat daerah asalnya, Undip menyiapkan beasiswa untuk melanjutkan pendidikan hingga Inggris. Suharnomo mengatakan Adriano akan mendapatkan beasiswa S2 Double Degree MA Politics, Governance, and Public Policy Undip dengan Sheiffield University, Inggris.

"Kita akan kirim Mas Adriano ke Sheiffield University, di UK, dengan beasiswa dari Universitas Diponegoro," jelas Suharnomo.

"Untuk pemilihan prodinya nanti biar Mas Adriano yang memilih. Kita ada 27 prodi yang bisa kuliah di Sheiffield University, valid by LPDP dan Undip co-funding," katanya. Dukungan pembiayaan pendidikan tersebut diperkirakan mencapai sekitar Rp1 miliar hingga Adriano menyelesaikan pendidikannya.

Adriano mengatakan respons pemerintah terhadap persoalan yang disampaikannya mulai memberikan dampak positif bagi masyarakat Alor. Menurutnya, bantuan yang diberikan tidak hanya bersifat jangka pendek, tetapi juga diarahkan untuk menyelesaikan persoalan dalam jangka panjang.

"Dari tindakan yang diberikan, saya bisa katakan menuju ke arah yang lebih baik, ke arah yang positif dengan pemberian bantuan yang bukan cuma untuk short term, tapi juga long term," ujar Adriano. Ia menilai langkah tersebut menjadi modal penting untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Alor.

"Saya yakin itu adalah suatu hal yang akan membawa Alor menuju kehidupan yang lebih sejahtera," katanya. Adriano juga menyebut respons masyarakat dan pemerintah daerah terhadap langkah pemerintah pusat sangat positif. Masyarakat maupun pemerintah daerah, menurutnya, siap mendukung dan bekerja sama untuk menciptakan kehidupan yang lebih baik.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....