Cedera usai Kecelakaan, Peserta UTBK di Magelang Ikuti Ujian di atas Kursi Roda

  • 29 Apr 2026 14:49 WIB
  •  Semarang
Poin Utama
  • ujian tulis berbasis computer (UTBK
  • Universitas Negeri Tidar ( Untidar) Magelang
  • UTBK di atas Kursi Roda

RRI.CO.ID, Kota Magelang – Seorang peserta Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) di Universitas Negeri Tidar (Untidar) Magelang tetap mengikuti ujian meski dalam kondisi cedera akibat kecelakaan lalu lintas. Ia harus menjalani ujian dengan menggunakan kursi roda karena luka yang belum pulih.

Peserta bernama Muhammad Adkharisqurba itu mengaku kecelakaan terjadi beberapa hari sebelum pelaksanaan UTBK. Meski demikian, ia tetap bertekad mengikuti ujian sebagai langkah meraih cita-cita melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi.

“Saya merasa aman dan nyaman, meskipun terpaksa harus duduk di kursi roda saat mengerjakan soal-soal UTBK. Beberapa hari menjelang UTBK saya terlibat kecelakaan lalu lintas,” katanya, Rabu, 28 April 2026.

Selama mengikuti ujian di Untidar Magelang, ia mendapatkan pendampingan dari panitia. Fasilitas yang diberikan mulai dari akses menuju ruang ujian hingga penggunaan lift ke lantai empat Gedung Fakultas Teknik.

“Pelayanan UTBK di Untidar sangat memenuhi kebutuhan saya, dari awal sampai selesai, saya dibantu oleh panitia dan staf. Saya difasilitasi dari bawah sampai ke lantai 4 menggunakan lift, sehingga tidak ada kesulitan,” ujarnya.

Ia menilai pengalaman mengikuti UTBK dalam kondisi tersebut menjadi tantangan tersendiri. Namun, ia tetap merasa terbantu dengan layanan yang diberikan panitia.

Sementara itu, Penanggung Jawab Lokasi UTBK Kampus Tuguran, Sutrisno Hadi Purnomo, menyampaikan secara umum pelaksanaan UTBK berjalan lancar. Panitia juga telah menyiapkan fasilitas khusus bagi peserta dengan kondisi tertentu.

“Pada sesi ini ada peserta yang tidak bisa mengikuti ujian secara normal karena kecelakaan. Kami memfasilitasi peserta tersebut untuk tetap mengikuti UTBK menggunakan kursi roda, termasuk menyediakan komputer khusus agar tetap nyaman selama ujian,” katanya.

Ia menambahkan, kesiapan layanan tersebut telah dipersiapkan sejak awal pelaksanaan ujian. Koordinasi dilakukan agar seluruh peserta, termasuk yang membutuhkan pendampingan, tetap dapat mengikuti UTBK dengan lancar.

“Panitia sudah siap sejak awal, kami sudah mengantisipasi kebutuhan peserta,termasuk yang dalam kondisi khusus. Ruangan dan akses telah disiapkan agar meereka tetap dapat mengikuti ujian dengan lancar,” ujarnya.

Panitia juga memberikan pendampingan penuh sejak peserta tiba di lokasi hingga masuk ke ruang ujian. Hal ini dilakukan untuk memastikan seluruh peserta mendapatkan kesempatan yang sama dalam mengikuti UTBK.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....