Rektor Untidar Pastikan Tak Ada Perploncoan bagi Mahasiswa Baru

  • 03 Agt 2026 15:53 WIB
  •  Semarang
Poin Utama
  • Universitas Negeri Tidar ( Untidar ) Magelang
  • Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa  Baru ( PKKMB)

RRI.CO.ID, Kota Magelang – Rektor Universitas Tidar (Untidar) Magelang, Sugiyarto, memastikan tidak ada praktik perploncoan selama pelaksanaan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) 2026. Kampus akan mengawasi seluruh rangkaian kegiatan untuk memastikan mahasiswa baru mengikuti masa pengenalan dalam suasana yang aman, edukatif, dan bebas dari segala bentuk kekerasan.

Sugiyarto mengatakan, Untidar berkomitmen menciptakan lingkungan kampus yang inklusif sehingga mahasiswa baru dapat beradaptasi dengan baik sejak awal memasuki dunia perguruan tinggi. Pengawasan dilakukan untuk mengantisipasi munculnya tindakan perundungan maupun kekerasan dalam bentuk apa pun.

"Selama pelaksanaan PKKMB kita antisipasi adanya kekerasan fisik, kekerasan ucapan dan kekerasan virtual. Sehingga, tidak akan terjadi bullying (perundungan)," kata Sugiyarto usai pembukaan PKKMB di Kampus II Sidotopo Magelang, Senin, 3 Agustus 2026.

Menurutnya, masa pengenalan kampus tidak hanya bertujuan memperkenalkan lingkungan akademik, tetapi juga membekali mahasiswa dengan kemampuan beradaptasi, menjunjung etika akademik, serta mengembangkan pola pikir kritis dan kreatif. Bekal tersebut diharapkan menjadi fondasi dalam menghadapi proses pembelajaran maupun tantangan di masa depan.

Untuk memastikan seluruh kegiatan berjalan sesuai aturan, pihak kampus melakukan monitoring selama pelaksanaan PKKMB. Apabila ditemukan pelanggaran, termasuk praktik perploncoan, Untidar akan menjatuhkan sanksi sesuai ketentuan yang berlaku.

Sementara itu, Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kerja Sama Untidar, Suyitno, mengatakan PKKMB tahun ini diikuti 4.181 mahasiswa baru. Para peserta berasal dari 30 dari 32 provinsi di Indonesia, dengan jumlah terbanyak berasal dari Provinsi Jawa Tengah.

"Ke-4.181 mahasiswa baru tersebut berasal dari 32 provinsi di Indonesia. Terbanyak masih berasal dari Provinsi Jawa Tengah sebanyak 3682 mahasiswa, sedangkan yang tidak ada wakil mahasiswanya dari Provinsi Bali dan Sulawesi Selatan," kata Ketua Seleksi Penerimaan Mahasiswa Baru Untidar Magelang ini.

Ia menambahkan, Untidar sebenarnya menyediakan kuota 4.220 mahasiswa baru pada tahun akademik 2026. Namun, sebanyak 349 calon mahasiswa yang dinyatakan lolos seleksi tidak melakukan registrasi ulang sehingga jumlah mahasiswa baru yang mengikuti kegiatan tahun ini menjadi 4.181 orang. (Wied)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....