Undip Catat 10 Bidang Studi Masuk Ranking Dunia, 5 di Antaranya Tembus Top 500
- 27 Mar 2026 14:12 WIB
- Semarang
RRI.CO.ID, Semarang – Universitas Diponegoro (Undip) kembali mencatat prestasi di kancah internasional. Sebanyak 10 bidang studi berhasil masuk dalam QS World University Rankings (WUR) by Subject 2026.
Jumlah tersebut meningkat dibandingkan tahun sebelumnya yang hanya enam bidang studi. Capaian ini menunjukkan peningkatan daya saing Undip di tingkat global.
Pemeringkatan QS WUR by Subject 2026 mengevaluasi ribuan institusi di seluruh dunia. Sebanyak 1.912 institusi dari 166 negara masuk dalam publikasi 55 bidang studi.
Dari 10 bidang studi yang masuk, lima di antaranya berhasil menembus Top 500 dunia. Bidang tersebut meliputi Petroleum Engineering, Law, Engineering–Chemical, Agriculture & Forestry, serta Social Sciences & Management.
Selain itu, lima bidang studi lainnya juga masuk pemeringkatan global. Di antaranya Arts & Humanities, Engineering & Technology, Economics & Econometrics, Business & Management Studies, serta Medicine.
Rektor Undip, Prof. Dr. Suharnomo, menyampaikan capaian ini merupakan hasil kerja kolektif seluruh sivitas akademika. Ia menilai peningkatan jumlah bidang studi menunjukkan daya saing Undip semakin kuat.
“Peningkatan jumlah subject yang masuk dalam QS WUR by Subject 2026 menunjukkan bahwa Undip semakin kompetitif di tingkat internasional,” ujarnya, Jumat, 27 Maret 2026.
Undip, lanjutnya, akan terus mendorong kolaborasi global dan penguatan riset unggulan. Strategi tersebut menjadi bagian dari upaya menuju universitas berkelas dunia.
Wakil Rektor IV Undip, Wijayanto, menyebut capaian ini sebagai tonggak penting bagi universitas. Untuk pertama kalinya, Undip berhasil menempatkan 10 bidang studi dalam pemeringkatan QS.
“Capaian ini merupakan ‘historic milestone’ yang sangat bermakna untuk Undip. Untuk pertama kalinya sejak universitas ini berdiri, kita berhasil menempatkan 10 subjek dalam QS, bahkan ada yang di angka 100-an,” ungkapnya.
Sementara itu, Direktur Reputasi, Kemitraan, dan Konektivitas Global Undip, Hadiyanto, menilai capaian ini didukung strategi internasionalisasi. Upaya tersebut dilakukan melalui penguatan publikasi dan kolaborasi riset global.
“Kami secara konsisten memperkuat kemitraan internasional, meningkatkan publikasi bereputasi, serta mendorong kolaborasi riset lintas negara. Masuknya empat subject baru menunjukkan bahwa upaya ini mulai memberikan dampak signifikan terhadap reputasi global Undip,” ujarnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....