Nyamplung, Tanaman Biomassa Bernilai Energi
- 17 Mar 2026 21:30 WIB
- Semarang
RRI.CO.ID, Semarang - Tanaman nyamplung atau Calophyllum Inophyllum dikenal sebagai salah satu tanaman tropis yang memiliki banyak manfaat. Tanaman ini mulai dilirik sebagai sumber biomassa yang berpotensi mendukung energi terbarukan di Indonesia.
Nyamplung secara alami tumbuh di wilayah tropis Asia hingga kawasan Pasifik. Pohon ini banyak ditemukan di daerah pesisir seperti Indonesia, India, Sri Lanka, hingga Filipina.
Di Indonesia, nyamplung tumbuh di sejumlah wilayah pesisir seperti Jawa, Bali, Nusa Tenggara, Sulawesi, hingga Maluku. Tanaman ini umumnya ditemukan di kawasan pantai dengan tanah berpasir dan paparan sinar matahari yang cukup.
Kemampuan beradaptasi pada lahan marginal membuat nyamplung mampu bertahan di lingkungan yang cukup keras. Hal ini menjadikannya cocok dikembangkan sebagai tanaman energi di wilayah tropis.
Nyamplung menghasilkan biji yang dapat diolah menjadi minyak nabati. Minyak tersebut memiliki potensi dimanfaatkan sebagai bahan bakar alternatif seperti biodiesel.
Selain memiliki nilai energi, pohon nyamplung juga berperan menjaga keseimbangan ekosistem pesisir. Akar tanaman ini membantu menahan erosi dan memperkuat struktur tanah di sekitar pantai.
Menurut laman Food and Agriculture Organization (FAO), Calophyllum inophyllum merupakan tanaman pesisir tropis yang tersebar luas di kawasan Samudra Hindia hingga Pasifik. Biji nyamplung diketahui memiliki potensi besar sebagai bahan bakar nabati untuk energi berkelanjutan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....