Empat Guru Besar Baru Undip Perkuat Inovasi Berkelanjutan
- 27 Jan 2026 14:32 WIB
- Semarang
RRI.CO.ID, Semarang – Universitas Diponegoro(Undip) mengawali rangkaian pengukuhan 18 Guru Besar dengan mengukuhkan empat profesor baru di Gedung Prof. Sudarto Kampus Tembalang pada akhir Januari 2026. Pada sesi pertama ini, para Guru Besar memaparkan inovasi untuk menjawab tantangan global di bidang kesehatan, lingkungan, infrastruktur, dan tata kelola korporasi.
Empat Guru Besar yang dikukuhkan, yakni Prof. Dr. dr. Yan Wisnu Prajoko, M.Kes., Sp.B., Subsp.Onk(K) dari Fakultas Kedokteran, dan Prof. Dr. Darsono, S.E., Akt., MBA dari Fakultas Ekonomika dan Bisnis, Kemudian, Prof. Dr. Budiyono, S.KM., M.Kes. dari Fakultas Kesehatan Masyarakat, dan Prof. Dr. Ir. Purwanto, M.T., M.Eng. dari Fakultas Teknik.
Ketua Senat Akademik Undip, Prof. Ir. Tri Winarni Agustini menyampaikan, pengukuhan ini menambah jumlah Guru Besar aktif di Undip. “Saat ini, Guru Besar aktif di Undip berjumlah 248 orang, terdiri dari 244 Guru Besar Tetap dan 4 Guru Besar Tidak Tetap,” ujarnya melalui keterangan pers, Selasa, 27 Januari 2026.
Pengukuhan juga dihadiri Sekretaris Jenderal Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Prof. Ir. Togar Mangihut Simatupang, M.Tech., Ph.D., IPU. Dalam sambutannya, ia menegaskan, gelar Guru Besar merupakan amanah besar untuk mendorong kemajuan bangsa melalui ilmu pengetahuan dan inovasi.
Dalam pemaparan ilmiah, Prof. Yan Wisnu Prajoko mengangkat riset tentang kanker payudara usia muda di Indonesia berbasis genetic profiling. Sementara, Prof. Darsono menyoroti tantangan audit dalam meningkatkan kualitas laporan perusahaan pada era keberlanjutan serta pentingnya verifikasi laporan ESG untuk mencegah greenwashing.
Prof. Budiyono membahas dampak paparan pestisida terhadap kesehatan dan kualitas sumber daya manusia, termasuk risiko stunting dan gangguan perkembangan anak. Sementara, Prof. Purwanto mengembangkan inovasi beton geopolimer ramah lingkungan berbasis limbah fly ash dan bottom ash sebagai penguat struktur beton bertulang.
Rektor Undip, Prof. Dr. Suharnomo mengapresiasi capaian keempat Guru Besar baru tersebut. “Menjadi guru besar adalah orang yang sudah selesai dengan dirinya sendiri, memiliki level tertinggi dalam mencapai ilmu dan menjadi role model terbaik bagi masyarakat di sekitarnya,” ujarnya.
Pada kesempatan itu, Prof. Suharnomo juga menyampaikan perkembangan reputasi internasional Undip yang terus meningkat. Saat ini, Undip berada di peringkat 624 dunia dan meraih peringkat terbaik kedua di Indonesia versi UI GreenMetric sebagai kampus berkelanjutan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....