Akademisi Sepakati Penguatan Keilmuan Dakwah di Perguruan Tinggi
- 26 Jan 2026 08:22 WIB
- Semarang
RRI.CO.ID, Semarang -Akademisi dari berbagai Perguruan Tinggi Keagamaan Islam(PTKI) menyepakati penguatan keilmuan dakwah dalam Sarasehan Nasional Keilmuan Dakwah, Minggu–Senin, 25–26 Januari 2026. Kegiatan tersebut diselenggarakan Forum Dekan Fakultas Dakwah dan Komunikasi (Fordakom) bersama Perkumpulan Akademisi dan Profesi Dai Indonesia (APDII) di Hotel Mahima, Kota Semarang.
Ketua Fordakom, Prof Hasan SAg, mengapresiasi antusiasme peserta lintas wilayah yang hadir dalam forum tersebut. Ia menegaskan, sarasehan nasional ini menjadi ruang penting untuk memperkuat arah dan peta jalan keilmuan dakwah di Indonesia.
“Forum ini menjadi ruang strategis untuk merumuskan langkah-langkah pengembangan Program Studi Dakwah. Agar tetap relevan dengan perkembangan zaman, tantangan sosial, serta kebutuhan umat dan masyarakat,” ujarnya, Minggu, 25 Januari 2026.
Ketua APDII, Prof Dr Sulthon MAg, menekankan pentingnya penguatan fondasi keilmuan dakwah sebagai basis pengembangan program studi di PTKI. Menurutnya, pertemuan ini juga menjadi jembatan penguatan keilmuan para penyusun dan penerus dakwah.
“Tujuan utama pertemuan ini adalah menjembatani potensi para penyusun dan penerus dakwah melalui penguatan body of knowledge keilmuan dakwah. APDII berkomitmen mengawal pengembangan program studi agar tetap berada pada jalur akademik yang kokoh, tidak menyimpang dari karakter keilmuan dakwah,” ujarnya.
Sementara itu, Rektor UIN Walisongo, Prof Nizar Ali, menyoroti sejumlah agenda strategis yang perlu menjadi perhatian bersama seluruh pemangku kepentingan pendidikan dakwah di PTKI. “Evaluasi substansi studi dakwah, penguatan kolaborasi antar-PTKI, akselerasi sistem pembelajaran, serta peningkatan daya saing lulusan merupakan agenda penting yang harus terus dikawal,” ungkapnya.
Ia juga menegaskan perlunya penguatan peran ma’had, penguatan epistemologi keilmuan dakwah, serta pengembangan takhasus dan skema beasiswa. “Beasiswa menjadi bagian dari strategi besar peningkatan kualitas pendidikan dakwah nasional,” ucapnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....