Undip Bantu Petani Temanggung dengan Teknologi
- 24 Jan 2026 05:43 WIB
- Semarang
RRI.CO.ID, Temanggung - Universitas Diponegoro (Undip) melalui Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) menyerahkan alat plasma ozon dan pengering surya kepada Pemerintah Kabupaten Temanggung. Penyerahan dilakukan di Balai Desa Campurejo, Kecamatan Tretep, dan dihadiri pimpinan daerah, perwakilan DPRD, serta tokoh masyarakat setempat.
Penyerahan alat tersebut merupakan implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya program pengabdian kepada masyarakat, yang bertujuan meningkatkan ketahanan pangan, kualitas hasil pertanian, serta kesejahteraan masyarakat Desa Campurejo. Ketua LPPM Undip, Prof. Dr. Ing. Suherman menyampaikan, Undip terus mengembangkan riset tepat guna agar dapat langsung dimanfaatkan masyarakat.
Kegiatan ini merupakan bagian dari Program Pengentasan Kemiskinan dan Ketahanan Pangan yang dicanangkan Rektor Undip, Prof. Dr. Suharnomo, dan diimplementasikan melalui LPPM Undip. Program tersebut menjadi wujud nyata kepedulian Undip terhadap pembangunan masyarakat berbasis potensi lokal.
Wakil Ketua Bidang Penelitian LPPM Undip, Prof. Firmansyah, menjelaskan, alat plasma ozon inovasi Prof. Dr. Muhammad Nur berfungsi memperpanjang umur simpan hasil pertanian, seperti cabai dan sayuran. “Cabai dapat disimpan dua hingga tiga bulan bila dikombinasikan dengan penyimpanan berpendingin,” katanya dalam siaran pers, Kamis 22 Januari 2026.

Dengan umur simpan yang lebih panjang, petani tidak perlu menjual hasil panen secara tergesa-gesa saat panen raya. Hal ini membantu menjaga stabilitas harga, meningkatkan pendapatan petani, serta berkontribusi menekan inflasi daerah.
Sementara itu, alat pengering surya inovasi Prof. Dr. Ing. Suherman, mampu mempercepat proses pengeringan komoditas pertanian seperti kopi, jagung, dan gabah. “Teknologi ini dinilai sangat efektif, terutama pada musim hujan, sehingga proses pascapanen menjadi lebih efisien,” jelasnya.
Prof. Dr. Muhammad Nur, menambahkan, teknologi plasma ozon juga mampu mengurangi pembusukan dan residu pestisida. Dengan proses pencucian ozon, produk pertanian konvensional dapat memiliki kualitas setara produk organik, sehingga nilai jual meningkat dan berpeluang masuk pasar modern.
“Teknologi plasma ozon dan pengering surya ini merupakan bagian dari upaya Undip dalam penguatan ketahanan pangan dan pengentasan kemiskinan. Petani diharapkan mampu meningkatkan nilai dan hasil produksi tanpa perlu menambah luas lahan, khususnya bagi petani kecil di wilayah pedesaan,” ucapnya.
Bupati Temanggung, Agus Setyawan, mengapresiasi kontribusi Undip, khususnya LPPM, dalam pemberdayaan masyarakat. Menurutnya, Desa Campurejo memiliki potensi pertanian yang beragam sehingga bantuan tersebut dinilai tepat sasaran untuk mendukung pengembangan ekonomi desa.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....