Kuliah Umum Undip Batang, Hadirkan Yoyok Riyo Sudibyo
- 15 Mar 2025 14:14 WIB
- Semarang
KBRN, Batang: Kampus PSDKU Universitas Diponegoro (Undip) Batang menggelar kuliah umum dengan menghadirkan Anggota DPR RI, Yoyok Riyo Sudibyo, sebagai dosen tamu. Dalam kuliah ini, Yoyok membawakan materi bertajuk “Peran Generasi Muda dalam Mewujudkan Agribisnis yang Berkelanjutan dan Berintegritas”.
Acara ini turut dihadiri oleh Kepala PSDKU Undip Batang, Prof. Dr. Ir. Bambang Waluyo Hadi Eko Prasetiyono, M.S., M.Agr., IPU., Ketua Program Studi Agribisnis, Migie Handayani, S.Pt., M.Si., serta para dosen dan mahasiswa Agribisnis PSDKU Undip Batang.
Kuliah umum yang dimoderatori Dr. Drs. Retno Dwi Irianto, M.M. membuka ruang pertanyaan bagi mahasiswa kepada Yoyok Riyo Sudibyo. Dalam paparannya, Yoyok menyampaikan harapannya agar mahasiswa jurusan pertanian dan peternakan Undip, mampu menjadi petarung bisnis di sektor agribisnis yang berdaya saing tinggi.
“Saya, mewakili seluruh anak bangsa, sangat berharap dari sini akan lahir para petarung bisnis Indonesia, di sektor pertanian dan peternakan. Kita harus menghentikan impor dan menjadi tuan di negeri sendiri," ujarnya.
Yoyok menegaskan, generasi muda harus berani mengambil peran ini, dan Universitas Diponegoro, Kampus Batang, memiliki peran besar dalam mencetak wirausahawan di sektor tersebut.
Bambang Waluyo menekankan pentingnya mahasiswa Agribisnis PSDKU Undip Batang memiliki keterampilan berwirausaha secara mandiri setelah lulus. “Kami telah menyediakan fasilitas praktik yang memadai untuk menunjang keterampilan mahasiswa agar mampu menjadi wirausahawan yang andal di bidang agribisnis,” imbuhnya.
Kuliah umum ini juga menjadi momentum menjalin kerja sama antara Yoyok Riyo Sudibyo dan PSDKU Undip Batang dalam penyediaan program praktik mahasiswa. Kerja sama ini bertujuan untuk memberikan pengalaman nyata kepada mahasiswa dalam menerapkan ilmu agribisnis secara langsung di lapangan.
Melalui kuliah umum ini, diharapkan mahasiswa semakin termotivasi untuk mengembangkan agribisnis yang inovatif dan berdaya saing. Serta mampu berkontribusi dalam menciptakan ketahanan pangan nasional. (Heri Kis)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....