Lulus Istitaah, 941 Calon Jemaah Haji Kabupaten Pekalongan Siap Diberangkatkan
- 22 Apr 2026 15:28 WIB
- Semarang
Poin Utama
- Kabupaten Pekalongan Siap Berangkatkan, 941 Calon Jemaah Haji
- Haji Kabupaten Pekalongan
RRI.CO.ID, Pekalongan – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Pekalongan memastikan sebanyak 941 calon jemaah haji tahun 2026 telah memenuhi syarat kesehatan atau lulus istitoah. Kepastian ini diperoleh setelah serangkaian pemeriksaan kesehatan yang dilakukan di puskesmas hingga Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda).
Diungkapkan Kepala Bidang Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan (P2PL) Dinkes Kabupaten Pekalongan, H. Muhammad Khoirudin, Rabu 22 April 2026, Jemaah yang dinyatakan lulus istitoah berhak diberangkatkan karena kondisi kesehatannya telah memenuhi standar.
“Sebanyak 941 calon jemaah haji telah dinyatakan lulus istitoah. Artinya, mereka dalam kondisi sehat dan telah mendapatkan keterangan resmi dari Dinas Kesehatan,” ujarnya.
Ditambahkan Khoirudin, Sejumlah penyakit menjadi perhatian selama pelaksanaan ibadah haji, di antaranya meningitis, polio, COVID-19, influenza, heatstroke, hingga gagal jantung. Untuk mengantisipasi risiko tersebut, Dinkes melakukan tes kebugaran atau ROKPOT sebelum pemberangkatan.
Tes ini meliputi pemeriksaan tekanan darah, suhu tubuh, serta detak jantung setelah aktivitas fisik seperti berjalan kaki. Jemaah lansia menjalani tes jalan kaki selama 6–7 menit, sementara non-lansia menempuh jarak lebih panjang.
“Dari hasil tes kebugaran ini, kami bisa mendeteksi dini jika ada kelainan. Jika ditemukan indikasi tertentu, akan kami rekomendasikan untuk dirujuk,” jelasnya.
Ia menambahkan, mayoritas jemaah lansia memiliki risiko penyakit degeneratif seperti diabetes melitus dan hipertensi, yang umumnya dipengaruhi pola hidup kurang sehat. Oleh karena itu, calon jemaah diimbau rutin berolahraga ringan guna menjaga kondisi fisik.
“Ibadah haji memerlukan kekuatan fisik, mulai dari tawaf, sa’i hingga lempar jumrah. Karena itu, kebugaran harus dipersiapkan sejak dini,” katanya.
Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Pekalongan, Asrofi memastikan, keberangkatan jemaah haji tahun 2026 tetap dilaksanakan sesuai rencana. Meskipun, saat ini situasi geopolitik di kawasan Timur Tengah tengah mengalami peningkatan eskalasi.
“Banyak masyarakat yang menanyakan apakah tahun ini tetap berangkat atau tidak. Kami sampaikan bahwa berdasarkan informasi dari Menteri Kemenag Haji dan Umrah atau Gus Irvan, keberangkatan jemaah tetap dilaksanakan dengan rute yang sama,” ujar Asrofi.
Ditambahkan tahun ini, CJH Kabupaten Pekalongan terbagi dalam lima kelompok terbang (kloter), yakni kloter 11, 12, 13, 14, dan 18. Setiap kloter akan mendapatkan pendampingan tenaga kesehatan sejak keberangkatan hingga kepulangan.
Dinkes juga menyiapkan dua unit ambulans serta tim medis yang terdiri dari dokter dan perawat. Mereka akan mengawal jemaah dari Alun-Alun Kajen menuju Asrama Haji Donohudan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....