Masa Tunggu 26 Tahun, Gen Z di Batang Pilih Daftar Haji Lebih Awal

  • 08 Jun 2026 15:46 WIB
  •  Semarang

RRI.CO.ID, Batang - Masa tunggu haji yang mencapai puluhan tahun mendorong banyak generasi Z di Kabupaten Batang memilih mendaftar lebih awal. Selain mempertimbangkan panjangnya antrean keberangkatan, mereka juga ingin menunaikan ibadah haji saat kondisi fisik masih prima.

Fenomena tersebut terlihat dari tingginya minat kalangan muda untuk mendaftarkan diri sebagai calon jemaah haji. Salah satunya pasangan suami istri asal Kecamatan Blado, Krisna Abdul Yusuf (27) dan Nurul Istiqomah (26), yang rela menabung selama beberapa tahun demi memperoleh porsi haji.

Krisna mengatakan, keputusan mendaftar haji di usia muda didasari pertimbangan masa tunggu yang cukup panjang. Dengan estimasi keberangkatan sekitar 26 tahun mendatang, ia berharap dapat menjalankan seluruh rangkaian ibadah haji dalam kondisi fisik yang masih kuat.

"Daftar sekarang itu karena waktu tunggu haji kan lama. Alhamdulillah diberi rezeki tambahan sehingga bisa daftar berdua. Kalau daftar sekarang estimasi berangkatnya 26 tahun lagi, jadi saat berangkat nanti fisiknya masih kuat," ujarnya usai mendaftar di Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Batang, Senin, 8 Juni 2026.

Ia mengungkapkan, dana pendaftaran diperoleh dari hasil usaha yang dikumpulkan bersama istrinya selama kurang lebih dua tahun setelah menikah. Dari hasil tersebut, keduanya berhasil menyiapkan sekitar Rp50 juta untuk mendapatkan porsi haji.

"Setelah resmi menikah, saya mengumpulkan uang dari hasil usaha selama dua tahun. Sekarang sudah punya Rp50 juta untuk daftar berdua," katanya.

Meski telah memperoleh nomor porsi, pasangan muda tersebut berencana terus menyisihkan penghasilan untuk mempersiapkan biaya pelunasan haji di masa mendatang. Mereka menyadari masih ada waktu yang panjang hingga jadwal keberangkatan tiba.

"Ya nanti kami menabung lagi, kan masih lama, sekitar 26 tahun lagi. Apalagi ada kemungkinan biaya haji naik, jadi persiapannya dari sekarang," ujarnya.

Sebagai pasangan muda, Krisna juga mengajak generasi Z lainnya untuk tidak menunda mendaftar haji apabila memiliki kemampuan finansial. Menurutnya, selain faktor masa tunggu, kesiapan fisik saat menjalani ibadah di Tanah Suci menjadi pertimbangan penting.

"Syaratnya mudah, cukup menyiapkan setoran awal Rp25 juta melalui bank yang ditunjuk. Setelah itu membawa fotokopi KTP, KK, dan buku nikah atau akta kelahiran ke Kantor Kementerian Haji dan Umrah," katanya.

Petugas Bank Muamalat, Rizky Yoga, mengatakan, sejak awal Juni pihaknya telah membantu sekitar 60 calon jemaah mendapatkan nomor porsi haji. Para pendaftar berasal dari berbagai kelompok usia, mulai dari 20 hingga 50 tahun.

"Bagi yang ingin mendaftar cukup datang ke layanan Bank Muamalat di Kantor Kementerian Haji, membawa fotokopi KTP, KK, dan ijazah terakhir. Selanjutnya proses akan dibantu hingga mendapatkan porsi haji," ujarnya.

Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Batang, Siti Mahmudah, mengapresiasi tingginya minat generasi muda untuk mendaftar haji. Menurutnya, kondisi tersebut menunjukkan semakin baiknya kesadaran masyarakat dalam mempersiapkan ibadah haji sejak dini.

Ia menyebut selama Mei 2026 terdapat sekitar 200 warga yang mendaftar untuk mendapatkan porsi haji. Mayoritas pendaftar berasal dari kalangan generasi Z yang ingin mempersiapkan keberangkatan lebih matang.

"Luar biasa, selama bulan Mei ada 200 masyarakat yang mendaftar mendapatkan porsi haji. Didominasi generasi Z karena mereka ingin mempersiapkan diri lebih matang dan kondisi ekonomi masyarakat juga semakin baik," katanya.

Siti bahkan menyarankan orang tua yang memiliki kemampuan finansial untuk mendaftarkan anak sejak usia muda. Dengan demikian, calon jemaah berpeluang berangkat haji pada usia yang masih produktif.

"Kalau daftar pada usia 12 tahun, estimasi berangkatnya sekitar usia 39 tahun. Tentu secara fisik masih prima sehingga bisa menjalankan ibadah haji dengan lebih maksimal," katanya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....