Lepas Rindu Setelah 40 Hari Menanti, Tangis Cucu Pecah Sambut Jemaah Haji di Batang
- 09 Jun 2026 15:35 WIB
- Semarang
RRI.CO.ID, Batang - Tangis haru tak terbendung saat Aqlan menyambut kepulangan kakek dan neneknya yang baru kembali dari Tanah Suci. Setelah sekitar 40 hari berpisah, cucu pasangan jemaah haji asal Kabupaten Batang, Edi Sumarsono dan Patriani itu akhirnya dapat melepas rindu.
Momen tersebut terjadi saat kedatangan jemaah haji Kloter 15 yang disambut keluarga masing-masing di halaman Pendapa Kabupaten Batang, Selasa, 9 Juni 2026. Suasana haru pun menyelimuti lokasi penjemputan, diiringi doa dan ungkapan syukur atas kepulangan para tamu Allah dengan selamat.
Edi Sumarsono bersama istrinya mengaku terharu melihat reaksi sang cucu, yang tak kuasa menahan tangis saat bertemu kembali setelah sekian lama berpisah. Menurut Edi, selama berada di Tanah Suci, cucunya kerap menanyakan kabar mereka melalui panggilan video.
"Ya, Dik Aqlan ini memang ditinggal sehari dua hari saja sudah sedihnya luar biasa. Dia terus berkomunikasi menanyakan kabar kakek dan neneknya saat ada waktu melalui video call," katanya.
Edi mengaku bersyukur karena dapat menyelesaikan seluruh rangkaian ibadah haji dan kembali ke kampung halaman dalam keadaan sehat. Baginya, kesempatan menjadi tamu Allah merupakan pengalaman spiritual yang sulit diungkapkan dengan kata-kata.
"Rasanya sangat senang dan tidak bisa diungkapkan dengan kata-kata. Pokoknya bahagia sekali," ujarnya.
Ia juga membagikan pengalaman selama berada di Tanah Suci. Menurutnya, setiap kebaikan yang dilakukan akan kembali kepada diri sendiri. Edi pun berharap masyarakat Kabupaten Batang juga mendapat kesempatan untuk menunaikan ibadah haji.
"Doa saya yang dipanjatkan di sana, semoga seluruh masyarakat Kabupaten Batang juga segera dipanggil menjadi tamu Allah di Baitullah. Dimudahkan prosesnya," ucapnya.
Edi bersama sang istri juga menyampaikan terima kasih kepada Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Batang, Pemerintah Kabupaten Batang, serta KBIH NU yang telah membantu kelancaran pelaksanaan ibadah haji hingga kepulangan ke tanah air. "Alhamdulillah sekarang sudah sampai ke Batang lagi, sangat bersyukur karena Gusti Allah memberikan keberkahan," katanya.
Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Batang, Siti Mahmudah, mengatakan pihaknya telah menugaskan petugas pendamping untuk mengawal kepulangan jemaah. Mulai dari Debarkasi Donohudan Boyolali hingga tiba di titik penjemputan di Kabupaten Batang.
"Kami berupaya melayani jemaah haji dengan mengantarkan sampai ke kecamatan masing-masing agar mendapat kenyamanan hingga bertemu kembali bersama keluarga. Sesuai titik keberangkatan awal, maka mereka juga akan dijemput di titik itu," ujarnya.
Ia juga mengimbau keluarga jemaah untuk melakukan penjemputan di lokasi yang telah ditentukan dan tidak mendatangi Debarkasi Donohudan demi kelancaran proses pemulangan. “Bagi keluarga yang sudah tidak sabar ingin bertemu, bisa di Rumah Makan Tamansari, namun tetap diimbau menjemput di titik yang ditentukan," katanya.
Pada musim haji tahun 2026, Kabupaten Batang memberangkatkan 941 jemaah haji, tetapi jumlah jemaah yang kembali ke daerah asal tercatat sebanyak 939 orang. "Ada dua jemaah haji yang meninggal di Tanah Suci, yakni Sukirno bin Sutarbun dari Kloter SOC 17 dan Monah binti Misrah dari Kloter SOC 16," ujar Siti.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....