Polisi Selidiki Pencurian Uang Rp 150 Juta Bermodus Pecah Kaca Mobil
- 01 Agt 2026 15:32 WIB
- Semarang
Poin Utama
- Sat Reskrim Polresta Magelang
- pecah kaca mobil.
RRI,CO.ID, Kabupaten Magelang - Jajaran Sat Reskrim Polresta Magelang hingga saat ini masih melakukan penyelidikan intensif untuk mengungkap pelaku pencurian uang dengan modus pecah kaca mobil. Selain itu pihaknya juga masih mengumpulkan bukti-bukti petunjuk untuk menemukan identitas pelaku.
“”Hingga kini, kami telah memeriksa sedikitnya lima orang saksi. Terdiri atas korban dan sejumlah saksi yang berada di sekitar lokasi kejadian,”kata Wakil Kasat Reskrim Polresta Magelang, AKP Toyib Riyanto, Jumat 31 Juli 2026.
Toyib mengatakan, petugas menduga pelaku berjumlah dua orang dan seluruhnya mengenakan masker sehingga menyulitkan petugas untuk mengidentifikasi wajah. Selain itu, untuk kendaraan yang digunakan para saksi belum bisa memastikan. Karena perhatian mereka saat itu fokus pada kejadian pecah kaca dan aksi tersebut berlangsung sangat cepat dan terbilang terorganisasi.
Menurutnya, tim Satreskrim Polresta Magelang juga sedang menelusuri i rekaman CCTV di sepanjang jalan yang dilalui korban,mulai keluar dari bank hingga di kolasi kejadian. Harapannya, dari rekaman CCTV tersebut bisa mengidentifikasin kendaraan yang digunakan oleh pelaku.
Toyib menambahkan dari beberapa keterangan dari para saksi, pelaku saat mengambil uang yang disimpan di baah jok mobil, tidak membuka pintu mobil, . Melainkan langsung memecahkan kaca dan masuk ke dalam kendaraan.
Terpisah, korban Trisang Edi Wibowo , warga Desa Sidoagung, Kecamatan Tempuran, Kabupaten Magelang mengatakan, setelah mengambil uang di Bank BCA di Kota Magelang dan hendak pulang ke Tempuran mampir di warung bakso di daerah Pakelan. Dan dirinya mengetahui kaca pintu mobilnya pecah, setelah diberitahu oleh pemilik bengkel yang ada di dekat mobilnya tersebut.
Ia juga mengaku, selama perjalanan dari bank tidak merasakan adanya masalah pada kendaraan Hionda Brio bernopol AA 1825 NA miliknya. Dirinya juga mengetahui, ban belakan mobilnya tersebut kempis setelah kejadian tersebut.
Menurutnya, uang sebesar Rp 150 juta yang diambil dari bank tersebut sebenarnya akan digunakan untuk membayar upah tukang dan membeli bahan bangunan untuk membangun rumahnya. Dan, saat mengambil uang di bank tersebut tidak ada yang menemaninya. (wied)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....