Polisi Bekuk Pelaku Pencurian Motor di Semarang, Modus Dekati Perempuan di Medsos
- 26 Mei 2026 08:48 WIB
- Semarang
RRI.CO.ID, Semarang — Satreskrim Polrestabes Semarang mengungkap kasus pencurian dan pemerasan dengan modus perkenalan melalui media sosial yang dilakukan seorang pria berinisial S alias Sakur. Pelaku diketahui menyasar perempuan secara acak melalui media sosial (Medsos) untuk kemudian diajak bertemu dan barang berharganya dibawa kabur.
Kanit Pidum Satreskrim Polrestabes Semarang, AKP Tri Harijanto menjelaskan, kasus tersebut terungkap berdasarkan laporan polisi nomor LP/B/121/V/2026 tertanggal 2 Mei 2026. “Pelaku mencari korban perempuan melalui media sosial secara acak," ujarnya, Senin, 25 Mei 2026.
Ia menjelaskan, setelah berkenalan, korban kemudian diajak bertemu oleh pelaku. "Diajak jalan-jalan hingga makan bersama,” kata AKP Tri Harijanto.
Dalam kasus yang dilaporkan di wilayah Bugangan, Semarang Timur itu, korban berinisial L, warga Sendangguwo, Tembalang, kehilangan sepeda motor matic warna silver hitam. Korban bertemu dengan pelaku pada 30 April 2026 sekitar pukul 11.00 WIB di depan Rumah Sakit Panti Wilasa Citarum.
Menurut polisi, setelah berhasil membangun kedekatan dengan korban, pelaku mengajak korban menuju hotel atau penginapan. Bahkan, dalam beberapa kasus, korban sempat diajak menginap bersama.
“Setelah itu korban diajak makan. Saat korban lengah dan hendak parkir di tempat makan, pelaku langsung membawa kabur sepeda motor milik korban,” jelasnya.
Akibat kejadian tersebut, korban mengalami kerugian satu unit sepeda motor serta luka lecet pada bagian lutut dan siku. Polisi menyebut, tersangka S alias Sakur merupakan pria asal Kapuk, Cengkareng, Jakarta Barat.
Dari hasil penyelidikan, pelaku diketahui telah menjalankan aksi di sedikitnya lima lokasi berbeda dengan modus serupa. “Total ada lima TKP, dua di wilayah Kabupaten Semarang dan dua lainnya di Solo Raya,” ucap AKP Tri Harijanto.
Saat ini, Satreskrim Polrestabes Semarang masih melakukan pengembangan untuk menelusuri kemungkinan adanya korban lain dengan modus serupa. Polisi juga mengimbau masyarakat, khususnya perempuan, agar lebih berhati-hati saat berkenalan dengan orang yang baru dikenal melalui media sosial.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....