Polisi Selidiki Ledakan di Gayamsari, Diduga Berasal dari Petasan Rakitan
- 22 Mar 2026 17:26 WIB
- Semarang
Poin Utama
- Ledakan mercon
- Polrestabes semaranc
- Kapolrestabes semarang
RRI.CO.ID, Semarang – Kepolisian masih menyelidiki peristiwa ledakan yang terjadi di sebuah rumah warga di wilayah Gayamsari Kota Semarang pada Jumat 20 Maret 2026 dini hari. Ledakan tersebut mengakibatkan adanya korban jiwa dan saat ini tengah ditangani oleh tim gabungan.
Kapolrestabes Semarang, Brigjen Pol M. Syahduddi, mengatakan peristiwa itu terjadi sekitar pukul 01.00 WIB. Sesaat setelah kejadian, pihak kepolisian langsung melakukan penanganan dengan melibatkan sejumlah tim untuk mengamankan lokasi.
“Setelah peristiwa terjadi, kami langsung berkoordinasi dengan tim Inafis Polres Semarang, Laboratorium Forensik Polda Jawa Tengah, serta tim Gegana Satbrimob Polda Jawa Tengah untuk melakukan penanganan di lokasi kejadian,” ujar Syahduddi saat dikonfirmasi, Minggu 22 Maret 2026.
Ia menjelaskan, berdasarkan hasil sterilisasi yang dilakukan tim Gegana, lokasi kejadian perkara (TKP) telah dinyatakan aman dan tidak ditemukan lagi bahan peledak lain yang berpotensi membahayakan.
Selain itu, polisi juga telah melakukan autopsi terhadap korban yang meninggal dunia. Saat ini, hasil autopsi masih menunggu analisis lebih lanjut dari pihak berwenang.
“Proses autopsi sudah dilakukan dan saat ini kami menunggu hasilnya untuk mengetahui penyebab pasti kematian korban,” katanya.
Dari hasil penyelidikan sementara, ledakan diduga berasal dari petasan atau bahan peledak rakitan yang dimiliki salah satu penghuni rumah. Polisi juga mengungkap adanya indikasi pembelian bahan peledak melalui platform daring.
“Dugaan sementara ledakan berasal dari mercon yang dimiliki penghuni rumah. Dari keterangan yang kami peroleh, salah satu anak berinisial T membeli bahan tersebut melalui toko online,” jelasnya.
Menurut Syahduddi, rumah tersebut merupakan rumah warga biasa dan bukan tempat produksi petasan. Anak berinisial T diketahui tinggal bersama neneknya di lokasi kejadian.
Saat ini, pihak kepolisian masih mendalami asal-usul bahan peledak tersebut, termasuk menelusuri jaringan penjual dan jalur distribusinya.
“Kami masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap dari mana bahan tersebut diperoleh, termasuk menelusuri pihak yang menjual maupun memasok bahan peledak tersebut,” pungkasnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....