Test Drive BYD M6 Cross DM Semarang-Kopeng, Gesit di Tanjakan, Irit di Kantong

  • 16 Jun 2026 12:49 WIB
  •  Semarang

Presiden Direktur PT BYD Motor Indonesia, Eagle Zhao, mengatakan Jawa Tengah menjadi salah satu wilayah yang potensial dalam perkembangan kendaraan energi baru (New Energy Vehicle/NEV). "Kami melihat perkembangan elektrifikasi terus bertumbuh dalam dua tahun terakhir, adopsi kendaraan listrik di Jawa Tengah meningkat lebih dari empat kali lipat," ujarnya.

Menurut Eagle, rute Semarang hingga kawasan kaki Gunung Merbabu dipilih karena mampu merepresentasikan kebutuhan mobilitas masyarakat Jawa Tengah yang sangat beragam. Mulai dari perjalanan harian di perkotaan, perjalanan antarkota hingga aktivitas rekreasi di kawasan pegunungan.

“Teknologi Dual Mode yang dibawa BYD M6 Cross DM mengusung filosofi "electric-first", di mana motor listrik menjadi sumber penggerak utama kendaraan. Sistem ini berbeda dengan hybrid konvensional yang masih mengandalkan mesin bensin sebagai tenaga utama,” pungkas Eagle.

Head of Public and Government Relations PT BYD Motor Indonesia, Luther Panjaitan, menambahkan, efisiensi tersebut telah dibuktikan melalui berbagai pengujian di sejumlah kota. BYD menyebut teknologi DM memiliki empat karakter utama yang dirangkum dalam filosofi G.A.S.S., yaitu Gesit, Andal, Senyap, dan Super Irit.

"Dengan konsumsi bahan bakar hingga 65 km per liter, teknologi BYD DM dirancang untuk menghadirkan efisiensi yang relevan bagi kebutuhan mobilitas masyarakat Indonesia. Hasil pengujian di berbagai kota menunjukkan bagaimana teknologi ini mampu beradaptasi dan mempertahankan efisiensi dalam berbagai kondisi perjalanan," katanya.

Data GAIKINDO menunjukkan tren kendaraan energi baru di Indonesia terus mengalami peningkatan. Pangsa pasar kendaraan listrik nasional yang pada 2022 masih di bawah satu persen kini telah mencapai sekitar 20 persen pada kuartal pertama 2026 untuk segmen kendaraan penumpang.

Di Jawa Tengah sendiri, lebih dari 1.600 pengguna kendaraan BYD dan DENZA telah hadir hingga saat ini. Angka tersebut menunjukkan semakin tingginya penerimaan masyarakat terhadap kendaraan energi baru.

Melalui pengalaman berkendara langsung di rute Semarang-Kopeng-Semarang, BYD M6 Cross DM membuktikan bahwa kendaraan elektrifikasi tidak hanya menawarkan efisiensi biaya operasional. Akan tetapi juga kenyamanan, performa, serta fleksibilitas untuk menghadapi berbagai karakter jalan yang umum ditemui masyarakat Indonesia.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....