Persit Bisa 2 Angkat UMKM Batik Lasem ke Panggung Nasional

  • 11 Mei 2026 08:40 WIB
  •  Semarang

RRI.CO.ID, Rembang – Ajang Persit Bisa 2 menjadi panggung nasional bagi pelaku UMKM daerah, termasuk produk batik khas pesisir, Batik Tulis Lasem dari Kabupaten Rembang. Melalui ajang pemberdayaan UMKM dan kreativitas keluarga besar Persit Kartika Chandra Kirana di Balai Kartini, Jakarta itu, Batik Lasem mendapat kesempatan memperluas pasar dan mengenalkan kekayaan budaya lokal ke tingkat lebih luas.

Suasana gelaran Persit Bisa 2 berlangsung meriah dengan menghadirkan beragam produk unggulan dari berbagai daerah di Indonesia. Mulai dari kerajinan tangan, kuliner khas, hingga produk fesyen berbasis budaya dipamerkan dalam kegiatan yang menjadi ruang promosi sekaligus pemberdayaan perempuan.

Anggota Persit KCK Ranting 01 Cabang XLI Dim 0720/Rembang sekaligus pemilik Batik Tulis Anjas, Konik Arif, mengaku bangga dapat menjadi bagian dari kegiatan berskala nasional tersebut. Menurutnya, Persit Bisa 2 tidak hanya menjadi tempat memasarkan produk, tetapi juga sarana belajar dan memperluas jejaring.

“Acara ini bukan hanya tentang berjualan. Akan tetapi juga tentang belajar, bertumbuh, dan saling menguatkan sesama perempuan,” ujar Konik.

Menurutnya, selama pelaksanaan kegiatan, suasana terasa begitu hidup. Setiap sudut ruangan menghadirkan karya terbaik dari tangan-tangan perempuan Indonesia yang penuh ketelatenan dan cinta.

Di ajang tersebut, Batik Tulis Lasem juga tampil elegan dengan ciri khas warna dan motif sarat filosofi budaya Nusantara. Antusiasme pengunjung terlihat di sejumlah booth UMKM yang menampilkan produk lokal berkualitas dan mampu bersaing di pasar modern.

Ia menilai Persit Bisa 2 membuka peluang besar bagi pelaku UMKM daerah untuk memperkenalkan produk unggulan ke pasar yang lebih luas. Selain memperluas jaringan, kegiatan tersebut juga memberikan pengalaman dan inspirasi baru bagi para peserta.

Konik berharap kegiatan serupa dapat terus digelar karena mampu menjadi sarana pengembangan usaha, terutama bagi UMKM berbasis budaya lokal. “Kegiatan Persit Bisa 2 keren, tidak hanya tentang menjual produk, tetapi juga memperluas wawasan dan pasar bagi kami,” ucapnya. (Mif)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....