Pelatihan Usaha Kokedama Buka Peluang Ekonomi Baru bagi Warga Bandar Batang

  • 06 Mei 2026 20:49 WIB
  •  Semarang

RRI.CO.ID, Batang — Tim dosen S1 Agribisnis Kampus Batang Universitas Diponegoro menggelar pelatihan pembuatan kokedama bagi masyarakat di Dukuh Bandar Utara, Kecamatan Bandar, Kabupaten Batang. Kegiatan tersebut diharapkan dapat membantu meningkatkan produktivitas dan pendapatan rumah tangga bagi warga setempat.

Pelatihan ini merupakan bagian dari program pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan tim dosen S1 Agribisnis Kampus Batang Universitas Diponegoro. Kegiatan berlangsung pada Rabu, 6 Mei 2026 dengan mengusung tema Peningkatan Ekonomi Produktif Rumah Tangga Melalui Pembuatan Kokedama.

Kokedama merupakan seni menanam tanaman dalam balutan bola tanah yang memiliki nilai estetika dan nilai jual. Tanaman hias tersebut dinilai memiliki peluang pasar yang cukup baik dengan modal usaha yang relatif terjangkau.

Tim dosen memberikan pelatihan secara langsung kepada peserta. Materi yang diberikan mencakup praktik pembuatan kokedama hingga dasar-dasar kewirausahaan.

Ketua Tim Pengabdian kepada Masyarakat Laboratorium Manajemen Agribisnis Kampus Batang Undip, Restie Novitaningrum, mengatakan peserta dibekali keterampilan teknis mulai dari pemilihan bahan hingga perawatan tanaman. Selain itu, peserta juga diberikan motivasi untuk mulai berwirausaha dari rumah.

Menurutnya, usaha kokedama cukup fleksibel. Usaha ini dapat dijalankan ibu rumah tangga tanpa mengganggu aktivitas keluarga.

Peserta juga dikenalkan pada cara membaca peluang pasar dan pengelolaan usaha sederhana. Dengan keterampilan tersebut, masyarakat diharapkan mampu mengembangkan usaha secara mandiri.

Kokedama dinilai berpotensi menjadi usaha rumahan karena proses pembuatannya relatif mudah. Produk ini juga memiliki daya tarik sebagai dekorasi tanaman hias yang banyak diminati masyarakat.

Ketua RT 03 RW 03 Dukuh Bandar Utara, Durotun Nasikhah, mengapresiasi kegiatan pengabdian yang dilakukan tim dosen Undip. “Sangat bermanfaat karena memberikan ilmu dan keterampilan baru bagi warga kami,” ujarnya.

Ia berharap kegiatan serupa terus dikembangkan untuk memotivasi masyarakat memanfaatkan waktu luang secara produktif. Dengan begitu, warga memiliki peluang tambahan untuk meningkatkan pendapatan keluarga.

Program pengabdian tersebut diharapkan mampu memberikan dampak positif bagi kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Batang. Dukungan berbagai pihak juga dinilai penting agar peluang usaha kreatif seperti kokedama dapat berkembang lebih luas.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....