Tingkatkan Daya Saing, Undip Bekali Pelaku UMKM Jepara Strategi Pemasaran Digital

  • 19 Agt 2026 11:21 WIB
  •  Semarang

RRI.CO.ID, Jepara – Universitas Diponegoro (Undip) membekali pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kecamatan Kalinyamatan, Kabupaten Jepara, dengan strategi pemasaran digital untuk memperluas pasar dan meningkatkan penjualan. Pelatihan tersebut diikuti 20 pelaku UMKM dari berbagai sektor, mulai dari kerajinan hingga kuliner.

Program tersebut digelar karena masih terbatasnya pemahaman sebagian pelaku UMKM dalam memanfaatkan media sosial secara optimal. Padahal, platform digital kini dapat digunakan tidak hanya untuk memperkenalkan produk, tetapi juga membangun interaksi dengan calon pelanggan hingga mendukung transaksi.

“Media sosial saat ini bukan lagi sekadar sarana bersosialisasi, melainkan telah menjadi ekosistem digital yang memfasilitasi edukasi pasar hingga transaksi jual beli tanpa batasan ruang dan waktu. Namun banyak pelaku UMKM belum memanfaatkannya secara maksimal,” ujar Ketua Tim Pengabdian Departemen Informatika Undip melalui siaran pers, Rabu, 19 Agustus 2026.

Pelatihan bertajuk “Penguatan Kapasitas UMKM dalam Pemasaran Digital Berbasis Media Sosial ini dilaksanakan di Kecamatan Kalinyamat, Kabupaten Jepara”, Selasa, 4 Agustus 2026. Dalam pelatihan, peserta diperkenalkan dengan karakteristik dan fitur unggulan lima platform yang dinilai relevan bagi UMKM, yakni WhatsApp Business, Instagram, TikTok, Facebook, dan Shopee.

Selain mengenal berbagai platform, peserta juga mendapatkan materi mengenai strategi penyusunan konten pemasaran. Mereka diajarkan menggunakan konsep 4E, yaitu Edukasi, Entertainment, Engagement, dan Empowerment atau penjualan.

Pelatihan tidak hanya membahas pemanfaatan platform digital. Peserta juga dibekali pengetahuan mengenai penentuan persona usaha dan gaya komunikasi merek agar pesan yang disampaikan kepada konsumen lebih sesuai dengan karakter produk dan target pasar.

Aspek visual juga menjadi bagian dari materi. Para pelaku UMKM diberikan pembekalan mengenai standar desain konten promosi agar tampilan produk lebih menarik dan profesional di mata calon pembeli.

Untuk mengukur pemahaman peserta, kegiatan dilakukan melalui ceramah interaktif yang dipadukan dengan pretest dan posttest. Peserta juga mendapat kesempatan berdiskusi dan berkonsultasi secara langsung mengenai berbagai kendala yang selama ini dihadapi dalam mengelola akun media sosial usaha.

Salah satu peserta mengaku memperoleh wawasan baru mengenai sejumlah fitur yang sebelumnya belum dimanfaatkan untuk mendukung pemasaran dan penjualan produk, di antaranya fitur Katalog Produk pada WhatsApp Business serta fitur Live pada Shopee dan Instagram. Fitur tersebut dinilai dapat membantu pelaku usaha berinteraksi langsung dengan calon pembeli sekaligus memperkenalkan produk secara lebih luas.

Ketua Tim Pengabdian Departemen Informatika Undip berharap materi yang diberikan tidak berhenti pada kegiatan pelatihan. Para pelaku UMKM diharapkan dapat langsung menerapkan pengetahuan yang diperoleh dalam aktivitas usaha sehari-hari.

“Kami berharap ilmu yang dibagikan hari ini bisa langsung dipraktikkan. Ke depan kami berencana melakukan pendampingan lanjutan agar transformasi digital UMKM di wilayah ini benar-benar terwujud,” katanya.

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari pelaksanaan Tridharma Perguruan Tinggi Departemen Informatika Undip. Melalui penguatan kemampuan pemasaran digital, perguruan tinggi turut mendorong pelaku UMKM di daerah agar lebih siap memanfaatkan perkembangan ekonomi digital dan memperluas daya saing usahanya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....