Lonjakan Konsumsi saat Lebaran Buka Peluang Besar bagi UMKM

  • 06 Mar 2026 17:50 WIB
  •  Semarang

RRI.CO.ID, Semarang – Peningkatan konsumsi masyarakat menjelang Idulfitri 2026 menjadi peluang besar bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Momen Ramadan hingga Lebaran dinilai mampu mendorong kenaikan penjualan sekaligus memperkuat peran UMKM dalam perputaran ekonomi.

Ekonom Universitas Muhammadiyah Semarang(Unimus), Dr. Hardiwinoto, M.Si., mengatakan lonjakan konsumsi secara otomatis berdampak pada peningkatan produksi. Dalam proses tersebut, UMKM memegang peran strategis sebagai penghubung antara produsen dan konsumen.

Menurutnya, produsen besar umumnya tidak menjual produk secara langsung kepada masyarakat. Sebaliknya, konsumen juga tidak selalu berhubungan langsung dengan produsen, sehingga UMKM berada di posisi sentral dalam rantai distribusi.

“UMKM ini akan terpengaruh positif terhadap Lebaran karena konsumsi masyarakat meningkat. Produsen besar tidak langsung menjual kepada masyarakat, dan masyarakat juga tidak langsung ke produsen besar, di titik tengah itulah UMKM memiliki peran sangat besar,” katanya dalam wawancara bersama RRI, Jumat, 6 Maret 2026.

Ia menjelaskan, dalam sirkulasi barang dan peredaran uang, UMKM menjadi bagian penting sebelum produk sampai ke tangan konsumen akhir. Baik produk industri besar maupun kecil umumnya melalui pelaku UMKM sebagai jalur distribusi yang lebih dekat dengan pasar.

Menurutnya, agar momen ini dapat dimanfaatkan secara maksimal, pelaku UMKM perlu memperkuat jaringan usaha dan memperluas akses pemasaran. Sinergi dengan produsen, distributor, hingga pelaku usaha rumahan dinilai penting untuk memperluas jangkauan pasar.

Hardiwinoto berharap peningkatan konsumsi selama Ramadan dan Lebaran mampu menjadi penggerak pertumbuhan ekonomi masyarakat. Dengan pengelolaan yang tepat, UMKM dapat meraih manfaat optimal sekaligus memperkuat fondasi ekonomi daerah.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....