OJK Tegal Genjot Literasi dan Inklusi Keuangan di Pekalongan
- 28 Apr 2026 16:26 WIB
- Semarang
Poin Utama
- Perkuat Inklusi Keuangan Daerah, OJK Tegal Dorong Implementasi Roadmap TPAKD
- Angka Pengguna Judol Tinggi
RRI.CO.ID, Pekalongan - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Tegal terus menggencarkan koordinasi Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) pada awal tahun 2026. Upaya ini difokuskan pada implementasi Roadmap TPAKD 2026–2030 sebagai langkah strategis memperkuat inklusi keuangan dan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
Melalui rapat koordinasi dan pleno yang digelar di Hotel Amandaru, Kota Pekalongan, Selasa 28 April 2026, OJK Tegal bersama tujuh pemerintah daerah di Eks Karisidenan Pekalongan dan pemangku kepentingan berupaya membangun sinergi dalam memperluas akses layanan keuangan bagi masyarakat. Khususnya, bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Disampaikan Kepala OJK Tegal, Kurnia Tri Puspita, kegiatan hari merupakan pleno Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah di tujuh kabupaten/kota. Ketujuhnya yaitu Kabupaten Pekalongan, Kota Pekalongan, Kabupaten Batang, Pemalang, Tegal, Kota Tegal dan Kabupaten Brebes.
"Tujuan kegiatan ini adalah untuk evaluasi kinerja TPAKD tahun 2025. Juga perencanaan program atau roadmap tahun 2026 di tujuh Kabupaten/ kota," ujarnya.
Sementara itu, Asisten Administrasi Umum, Setda Kabupaten Pekalongan, Ari Lailani mengatakan, selain membahas strategi ke depan, rapat juga digunakan untuk mengevaluasi program kerja semesteran. Evaluasi ini penting guna memastikan efektivitas kebijakan yang dijalankan tetap adaptif terhadap dinamika ekonomi global yang terus berkembang.
Menurut Ari, Roadmap TPAKD 2026–2030 menjadi panduan utama dalam pengembangan ekosistem keuangan daerah Kabupaten Pekalongan. Dokumen strategis ini dirancang untuk mendukung agenda pembangunan nasional, termasuk penyelarasan dengan RPJPN 2025–2045 serta penguatan program prioritas nasional seperti Asta Cita.
"Dari TPAKD Pemerintah Kabupaten Pekalongan ada empat program, meliputi Program Genius yang menyasar pelajar, karena angka kasus judi online oleh pelajar tinggi. Berikutnya, Program Gema Agro yang menyasar Petani, Pekebun dan Pembudidaya, Program Pisma Batik yang menyasar pelaku UMKM agar memiliki akses pembiayaan dengan mudah , terakhir Program Lentera Investa yang menyasar ASN di lingkungan Pemkab Pekalongan," ucapnya.
Sejumlah program utama tersebut diharapkan menjadi fokus dalam pelaksanaan TPAKD tahun 2926 ini untuk memperkuat inklusi keuangan daerah. Tidak kalah penting, peningkatan literasi keuangan masyarakat turut menjadi perhatian.
OJK bersama TPAKD mendorong masyarakat agar tidak hanya memiliki akses. Akan tetapi, juga memahami dan mampu memanfaatkan berbagai produk dan layanan jasa keuangan secara optimal.
Dengan langkah ini, OJK Tegal berharap implementasi Roadmap TPAKD 2026–2030 dapat berjalan optimal dan memberikan dampak nyata dalam meningkatkan inklusi keuangan. Selain itu, juga dapat memperkuat sektor UMKM, dan mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih merata di daerah.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....