Gandeng Fatayat NU, OJK Siapkan Duta Literasi Keuangan di Seluruh Jateng

  • 02 Jun 2026 13:25 WIB
  •  Semarang

RRI.CO.ID, Semarang – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Jawa Tengah bersama Pimpinan Wilayah Fatayat Nahdlatul Ulama (Fatayat NU) Jawa Tengah menyiapkan kader-kader duta literasi keuangan yang akan bertugas mengedukasi masyarakat di berbagai daerah. Langkah ini dilakukan untuk memperluas jangkauan literasi dan inklusi keuangan hingga tingkat akar rumput.

Kepala OJK Provinsi Jawa Tengah, Hidayat Prabowo mengatakan kolaborasi tersebut menjadi langkah strategis untuk memperkuat ekosistem literasi dan inklusi keuangan di daerah. Menurutnya, Fatayat NU memiliki jaringan yang luas dan dekat dengan masyarakat sehingga berpotensi menjadi mitra efektif dalam penyebaran edukasi keuangan.

"Jaringan Fatayat NU yang tersebar di berbagai kabupaten dan kota merupakan potensi besar untuk memperluas jangkauan edukasi keuangan kepada masyarakat. OJK akan terus mendorong penguatan kapasitas kader melalui berbagai program edukasi agar mereka dapat berperan sebagai agen literasi keuangan yang efektif,” kata Hidayat melalui siaran pers, Senin, 1 Juni 2026.

Menurut Hidayat, kader Fatayat NU memiliki kedekatan yang kuat dengan masyarakat sehingga mampu menyampaikan informasi keuangan secara sederhana dan mudah dipahami. Oleh karena itu, kolaborasi yang berkelanjutan diharapkan dapat meningkatkan tingkat literasi dan inklusi keuangan masyarakat Jawa Tengah sekaligus mendukung kesejahteraan masyarakat.

Kolaborasi tersebut ditandai dengan deklarasi bersama yang dilaksanakan dalam rangkaian peringatan Hari Lahir Fatayat NU di Gedung Gradhika Bhakti Praja, Semarang beberapa waktu lalu. Kegiatan ini juga disaksikan oleh Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi, Ketua PWNU Jawa Tengah KH Muhammad Fahrur Rozi, serta pengurus Fatayat NU dari berbagai daerah di Jawa Tengah.

Kerja sama ini mencakup pelaksanaan program edukasi keuangan, pengembangan kader duta literasi keuangan, serta penyebarluasan informasi mengenai produk dan layanan jasa keuangan yang aman. Melalui jaringan Fatayat NU yang tersebar hingga tingkat daerah, edukasi keuangan diharapkan dapat menjangkau lebih banyak masyarakat.

Sebagai langkah awal, OJK Provinsi Jawa Tengah memberikan edukasi keuangan kepada sekitar 500 peserta yang terdiri atas pengurus wilayah dan pengurus cabang Fatayat NU se-Jawa Tengah. Materi yang diberikan meliputi pengelolaan keuangan yang bijak, pemanfaatan produk dan layanan jasa keuangan secara aman, serta kewaspadaan terhadap berbagai aktivitas keuangan ilegal.

Sementara, Ketua PW Fatayat NU Jawa Tengah, Tazkiyatul Muthmainnah menyampaikan apresiasi atas dukungan OJK dalam memperkuat kapasitas kader perempuan di bidang literasi keuangan. Ia menilai kedekatan kader Fatayat NU dengan masyarakat melalui berbagai kegiatan sosial, keagamaan, dan pemberdayaan perempuan menjadi modal penting untuk menyebarluaskan edukasi keuangan yang lebih inklusif.

Ke depan, Fatayat NU Jawa Tengah akan menyiapkan perwakilan dari setiap cabang sebagai duta literasi keuangan yang aktif memberikan edukasi kepada masyarakat di wilayah masing-masing. Program tersebut selanjutnya akan diperkuat melalui sinergi antara OJK dan pengurus Fatayat NU di tingkat daerah dengan sasaran perempuan, keluarga, pelaku UMKM, serta berbagai komunitas masyarakat.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....