Aset Kripto Kian Dilirik di Tengah Kondisi Ekonomi Saat Ini

  • 20 Feb 2026 14:12 WIB
  •  Semarang

RRI.CO.ID, Semarang – Aset kripto semakin dilirik masyarakat sebagai alternatif investasi di tengah pertumbuhan ekonomi yang belum sepenuhnya pulih. Kondisi ekonomi yang masih berada di kisaran lima persen mendorong sebagian investor beralih dari sektor riil ke instrumen pasar uang, pasar modal, hingga aset digital seperti kripto.

Ketertarikan masyarakat terhadap kripto juga dipengaruhi oleh sifatnya yang relatif baru dan menawarkan potensi keuntungan yang menarik. Selain itu, kemudahan akses melalui platform digital membuat investasi kripto semakin diminati berbagai kalangan.

Ketua Lembaga Pendidikan dan Pelatihan Pasar Modal Investa, Hari Prabowo, mengatakan aset kripto memang menawarkan peluang keuntungan yang tinggi, namun juga memiliki risiko besar. “Kripto cukup menjanjikan, namun kripto juga mengandung resiko tinggi, para investor agar berhati hati,” tuturnya melalui keterangan tertulis, Jumat, 20 Februari 2026.

Data Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menunjukkan, total nilai transaksi aset kripto di Indonesia sepanjang 2025 mencapai Rp482,23 triliun. Tren tersebut berlanjut pada awal 2026, dengan nilai transaksi kripto nasional mencapai Rp29,24 triliun pada Januari.

Di tengah pertumbuhan tersebut, platform perdagangan aset kripto Indodax mencatat total volume transaksi sebesar Rp201 triliun selama tahun 2025. Sementara pada Januari 2026, nilai transaksi tercatat mencapai Rp11,3 triliun dari total 9,7 juta pengguna.

Sementara, Vice President Indodax, Antony Kusuma, menyatakan peningkatan transaksi tersebut menunjukkan semakin tingginya kepercayaan masyarakat terhadap aset digital. “Pencapaian 20,19 juta investor ini adalah sinyal kuat bahwa kripto telah diterima sebagai instrumen investasi popular,” ucapnya.

Ia menambahkan, tingginya volume transaksi mencerminkan kepercayaan investor terhadap keamanan dan likuiditas platform perdagangan kripto. Ke depan, aset kripto diperkirakan akan terus berkembang sebagai salah satu pilihan investasi, meski investor tetap diimbau memahami risiko sebelum berinvestasi.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....