AZKO Informa Masuk Pekalongan, 90 Persen Karyawan Warga Lokal
- 24 Mei 2026 12:23 WIB
- Semarang
Poin Utama
- Masuk Pekalongan, 90 Persen Karyawan AZKO Informa Warga Lokal
RRI.CO.ID, Pekalongan – Investasi ritel modern mulai menggeliat di Kota Pekalongan. Kehadiran gerai AZKO Informa langsung membawa dampak signifikan, terutama bagi penyerapan tenaga kerja lokal.
Tak tanggung-tanggung, sekitar 90 persen karyawan yang direkrut merupakan putra-putri asli Pekalongan. Fakta ini menjadi sorotan utama Wali Kota Pekalongan, Achmad Afzan Arslan Djunaid, saat meresmikan gerai tersebut.
Menurut wali kota, Mas Aaf, Sabtu 23 Mei 2026, masuknya AZKO Informa bukan sekadar menghadirkan pusat belanja furnitur dan perlengkapan rumah tangga modern, tetapi juga menjadi bukti bahwa investasi mampu membuka peluang kerja nyata bagi masyarakat daerah.
“Ini luar biasa karena mayoritas tenaga kerjanya berasal dari warga lokal. Artinya, investasi yang masuk benar-benar memberi dampak langsung terhadap penyerapan tenaga kerja dan penguatan ekonomi masyarakat,” ujarnya.
Kehadiran AZKO Informa juga diyakini akan memperkuat posisi Pekalongan sebagai pusat perdagangan regional. Masyarakat kini tak perlu lagi pergi ke luar kota untuk mendapatkan kebutuhan furnitur, perlengkapan rumah tangga, hingga elektronik.
“Dengan hadirnya AZKO Informa, masyarakat Pekalongan lebih mudah mendapatkan kebutuhan rumah tangga berkualitas. Bahkan warga Batang, Kabupaten Pekalongan hingga Pemalang berpotensi datang dan berbelanja di sini. Ini jelas akan menggerakkan roda ekonomi daerah,” tambahnya.
Tak hanya soal ekonomi, Ia juga menyinggung nilai historis bangunan yang kini ditempati AZKO Informa. Lokasi tersebut disebut pernah menjadi salah satu pusat perbelanjaan ikonik di Pekalongan pada era 1990-an.
Karena itu, ia berharap kehadiran gerai baru ini mampu menghidupkan kembali denyut ekonomi kawasan yang sempat redup.
“Tempat ini punya sejarah bagi masyarakat Pekalongan. Mudah-mudahan sekarang bisa kembali ramai dan menjadi pusat aktivitas ekonomi baru,” katanya.
Sementara itu, Direktur Sales & Operation PT Aspirasi Hidup Indonesia, Rinekso Widianto menjelaskan, gerai yang hadir di Kota Pekalongan merupakan gerai AZKO ke-268 dan Informa ke-125 di Indonesia. Kota Pekalongan dipilih sebagai lokasi ekspansi tahun 2026 setelah melalui studi bisnis yang cukup matang.
"Kota Pekalongan memiliki posisi strategis sebagai kota penghubung Jawa Barat dan Jawa Tengah dengan potensi ekonomi yang terus berkembang, terutama dari sektor industri batik, properti hingga perikanan, " terangnya.
Rinekso menambahkan, perusahaan juga memiliki komitmen jangka panjang dalam pengembangan sumber daya manusia lokal. Saat ini, 90 persen tenaga kerja berasal dari putra-putri daerah dan ke depan diharapkan seluruh pengelolaan dapat dilakukan oleh SDM lokal yang telah berkembang menjadi leader di perusahaan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....