Samuel Wattimena Minta Integrasikan Hotel dan Desa Wisata
- 29 Nov 2025 16:05 WIB
- Semarang
KBRN, Semarang : Anggota komisi VII DPR RI Samuel JD Wattimena mendorong desa wisata terintegrasi dengan paket wisata di perkotaan, termasuk hotel. Hal itu ia sampaikan usai membuka Festival Desa Wisata (Deswita) di Desa Wonolopo, Semarang, Sabtu (29/11/2025).
Samuel ingin tamu-tamu hotel di Semarang, bisa memiliki paket menuju desa wisata. “Kalau hotel-hotel di Semarang membuat paket-paket singkat, paket ke desa wisata, ini merupakan bantuan besar bagi desa wisata,” katanya.
Terintegrasinya paket hotel dan desa wisata akan memberikan alternatif wisata yang bisa dikunjungi oleh wisatawan asing maupun domestik, tidak hanya mengunjungi wisata di dalam kota. Di sisi lain, desa wisata harus memiliki keunikan untuk menarik minat para wisatawan.

Samuel mengingatkan agar desa wisata jangan memulai paket wisata atau produk desa wisata yang belum dipersiapkan hulu hingga hilirnya. “Jangan buat sesuatu yang ikut-ikutan yang daerah lain bikin, padahal bahan baku didaerah mereka belum ada,” jelas Samuel.
Memastikan ketersediaan dan kesiapan bahan baku dari hulu ke hilir, menurut dia, untuk menjadikan desa wisata bertahan. “Pada saat kita menciptakan demand- nya, supply-nya ini harus berlanjut,” tegasnya.
Dia juga menerangkan, saat desa wisata sudah menemukan potensi yang unggul dari desa wisatanya, harus juga dipastikan apakah masuk dengan selera pasar atau tidak. “Karena kita ingin pengunjung datang bukan hanya melihat alamnya, tetapi juga menikmati keramahan dan produk-produk yang bisa dikonsumsi dan mempunyai kegunaan,” ujarnya.
Sementara itu, Asisten III Administrasi Umum Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang, R Wing Wiyarso mengatakan, festival desa wisata merupakan salah satu program baru dari pemkot Semarang. Menurutnya, event ini untuk memberikan ruang dan tempat bagi desa wisata di kota Semarang.
“Juga menjadi motivasi bagi desa wisata untuk berlomba-lomba meningkatkan kualitas pariwisata yang dikelola masing-masing. Sehingga, memiliki daya saing untuk mendatangkan wisatawan lebih banyak baik nusantara maupun mancanegara,” ujarnya.
Wing menjelaskan, sesuai visi dan misi Wali Kota Semarang tahun 2027, Kota Semarang akan fokus menjadi kota pariwisata. “Gelaran desa wisata merupakan salah satu strategi Pemkot Semarang dalam mengangkat sektor pariwisata dan budaya,” pungkasnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....