Purworejo Kirim 92 Duta Olahraga Pelajar ke Pra-Popda Jateng 2026

  • 05 Jun 2026 14:46 WIB
  •  Semarang

RRI.CO.ID, Purworejo - Pemerintah Kabupaten Purworejo melepas Kontingen Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) menuju ajang Pra-Popda Jawa Tengah 2026. Sebanyak 92 personel, terdiri dari 75 atlet dan 17 pelatih serta official, akan berlaga di Kabupaten Wonosobo pada 9-11 Juni 2026.

Pelepasan para peserta digelar di Pendopo Kabupaten Purworejo, Jumat, 5 Juni 2026, dengan mengusung semangat “Tingkatkan Tradisi Prestasi”. Mereka akan bersaing di empat cabang olahraga pada babak kualifikasi wilayah eks-Karesidenan Kedu, meliputi sepak bola, bola basket, sepak takraw, dan bola voli.

Kepala Bidang Olahraga Dinas Kepemudaan,Olahraga dan Pariwisata(Dinporapar) Purworejo, Widodo menegaskan, Pra-Popda menjadi gerbang penentu menuju Popda Jawa di Kota Semarang pada September mendatang. "Ini tahapan krusial,” katanya.

Menurutnya, hanya yang terbaik dari wilayah Kedu yang berhak melaju ke Semarang. “Lawan kita adalah Kabupaten Kebumen, Magelang, Temanggung, Wonosobo, dan Kota Magelang," jelas Widodo.

Kontingen Purworejo mematok target dua medali emas, dua medali perak, dan satu medali perunggu dari empat cabor yang diikuti. Widodo optimistis target tersebut dapat tercapai, bahkan terlampaui, dengan persiapan matang yang telah dilakukan.

"Kami minta doa seluruh masyarakat Purworejo. Anak-anak sudah berlatih keras, tinggal bagaimana mereka tampil lepas dan maksimal di lapangan," ujarnya.

Komitmen pemerintah daerah ditegaskan melalui pembiayaan penuh lewat APBD II Kabupaten Purworejo 2026. Seluruh kebutuhan atlet dan official, termasuk akomodasi hotel, ditanggung pemerintah tanpa pungutan biaya.

"Penginapan di hotel kami siapkan agar atlet nyaman, kesehatan terjaga, dan fokus bertanding. Tidak boleh ada beban di luar teknis pertandingan," kata Widodo.

Dinporapar juga menurunkan tim pendamping selama Pra-Popda berlangsung. Tim pendamping akan melakukan monitoring dan evaluasi langsung.

Sementara itu, Asisten Administrasi dan Umum Setda Budi Wibowo menekankan pentingnya mental juara yang dibarengi sportivitas tinggi. "Ini bukan sekadar kompetisi, tetapi panggung pembuktian kualitas atlet pelajar Purworejo," katanya saat membacakan amanat Bupati Purworejo, Yuli Hastuti.

Bupati berpesan agar seluruh kontingen memahami aturan pertandingan, bertanding dengan kemampuan terbaik, serta menjaga nama baik daerah. "Tunjukkan bahwa atlet Purworejo mampu meraih prestasi terbaik, tetap fokus, disiplin, dan junjung tinggi sportivitas,” katanya.

Pra-Popda 2026 diharapkan tidak hanya melahirkan medali. Akan tetapi, juga menjadi kawah candradimuka bagi lahirnya atlet-atlet muda potensial Purworejo yang kelak mengharumkan Indonesia di kancah nasional maupun internasional.(Ags)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....