Tari Topeng Endel Khas Tegal yang Hampir Terlupakan

  • 07 Agt 2026 04:21 WIB
  •  Semarang

RRI.CO.ID, Semarang - Tari Topeng Endel merupakan tarian khas Tegal yang menggambarkan aktivitas seorang wanita yang lenjeh atau kemayu. Tari Topeng Endel biasanya dibawakan oleh penari wanita dengan menggunakan topeng yang berwujud wanita cantik, murah senyum, dan berkulit wajah putih.

Pelaku seni tari dari Tegal, Wahyu Ranggati, mengatakan sampai saat ini belum ada yang tahu siapa pencipta dan kapan diciptakannya tarian tersebut. Meski demikian, ada warga Tegal yang mewariskannya, yaitu Darem yang mewariskan tarian tersebut pada 1950 kepada anaknya, Warmi.

Warmi sempat mewarisi enam tarian topeng dari ibunya. Yaitu Topeng Endel, Topeng Kresna, Topeng Ponggawa, Topeng Lanyapan Alus, Topeng Klana, dan Topeng Panji.

Diantara tari tersebut yang paling terkenal adalah Tari Topeng Endel, sedangkan kelima topeng lainnya hanya dijadikan penokohan saja. Warmi memperkenalkan Topeng Endel ini dari desa ke desa, dengan membawa rombongan. Rombongan tersebut dijuluki ronggeng Warmi oleh masyarakat.

Untuk memikat penonton, Warmi menggunakan kelenjehan atau kegenitan dalam menari. Tarian ini kemudian diwariskan kepada anaknya yaitu Sawitri yang sekarang dijuluki sebagai maestro Topeng Endel.

Dalam memperkenalkan tari Topeng Endel, Sawitri yang merupakan pewaris ketiga, tidak lagi menyambangi desa-desa. Ia membuka sanggar tari di rumahnya di Desa Selarang Lor, Kecamatan Dukuhwaru, Kabupaten Tegal.

Hingga bergulirnya waktu, tari Topeng Endel mulai dikenal masyarakat. Hingga saat ini tari tersebut dijadikan tari khas Tegal dan dijadikan tari andalan masyarakat Kota dan Kabupaten Tegal sebagai tarian pembuka dalam sebuah acara.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....