Permainan Egrang, Tradisi Melatih Ketekunan dan Konsentrasi
- 23 Jun 2026 09:06 WIB
- Semarang
RRI.CO.ID, Semarang - Egrang merupakan bentuk salah satu permainan tradisional yang populer di Indonesia. Permainan egrang tersebar luas di berbagai daerah di Indonesia dengan nama yang berbeda-beda.
Misalnya sebutan egrang di Kalimantan Selatan adalah Batungkau, di Sumatera Barat disebut sebagai tengkak-tengkak, di Sulawesi Selatan disebut sebagai permainan longga, dan lain sebagainya. Meskipun memiliki nama yang berbeda-beda, permainan egrang memiliki dasar-dasar yang sama di tiap daerah.
Egrang merupakan permainan tradisional di mana pemain berjalan dengan 2 buah (satu pasang) tongkat bambu atau kayu. Para pemain berusaha menyeimbangkan diri dengan tongkat bambu atau kayu sebagai pijakan.
Permainan ini bisa dimainkan oleh semua usia, baik anak-anak maupun orang dewasa. Kaki pemain akan berpijak pada satu tongkat terlebih dahulu untuk naik, kemudian diikuti oleh kaki yang lain.
Sampai saat ini egrang masih banyak dimainkan oleh masyarakat. Misalnya dilombakan pada saat hari kemerdekaan, acara-acara budaya, permainan hiburan di tempat rekreasi, dan masih banyak lagi.
Dengan bermain egrang, anak-anak akan dapat melatih konsentrasi dalam menyeimbangkan diri di atas egrang. Selain itu, bermain egrang juga akan melatih ketekunan.
Meskipun dalam permainan terjatuh, pemain akan mencoba lagi sampai bisa seimbang hingga mampu berjalan dengan menggunakan egrang. Meski kadang terjatuh saat bermain tapi tidak membuat jera karena ada keasyikan tersendiri saat bermain.
Bermain egrang juga dapat melatih kekuatan fisik. Misalnya kaki harus kuat menjadi tumpuan, menguatkan kaki saat naik atau turun menggunakan egrang, melatih keseimbangan, dan melatih koordinasi gerak tubuh.
Permainan tradisional egrang seringkali dilombakan pada acara - acara tertentu. Lomba egrang dilakukan dengan berjalan menggunakan egrang, pemenangnya adalah yang mencapai garis finish paling cepat.
Ada juga permainan variasi sepak bola menggunakan egrang. Aturannya sama seperti sepak bola pada umumnya, tetapi pemain menggunakan egrang sebagai pengganti kaki untuk menggiring dan menendang bola.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....