Kecamatan Ringinarum Pelopori Pembentukan Tim Siaga Jiwa untuk Tangani ODGJ

  • 21 Sep 2026 19:15 WIB
  •  Semarang

RRI.CO.ID, Kendal - Penanganan orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) di Kecamatan Ringinarum, Kabupaten Kendal, mulai dilakukan oleh tim lintas sektor. Langkah tersebut dilakukan melalui peluncuran inovasi Siaga Jiwa (Sinergi Informasi, Aksi, Gerakan dan Advokasi Jiwa) di Ruang Abdi Praja Setda Kendal, Senin (21/9/206).

Sekretaris Kecamatan Ringinarum, Ari Rostina, penggagas inovasi Siaga Jiwa, mengatakan, selama ini penanganan ODGJ cenderung dilakukan secara terpisah dan setelah kasus muncul. Melalui inovasi tersebut, berbagai unsur akan berada dalam satu tim untuk memperkuat koordinasi.

“Kalau sebelumnya penanganan itu terpisah, biasanya setelah terjadi kasus baru ditangani, namun melalui Siaga Jiwa ini nanti membentuk tim kolaborasi lintas sektoral,” katanya. Tim Siaga Jiwa ini melibatkan kecamatan, puskesmas, kepolisian, TNI, pemerintah desa, Babinsa, Bhabinkamtibmas, organisasi kemasyarakatan, kepemudaan hingga karang taruna.

Ari mengatakan, setiap unsur memiliki tugas sesuai perannya yang diatur melalui standar operasional prosedur (SOP). “Kerjanya secara sinergi bersama-sama melalui SOP yang ada, nanti ada SOP-nya,” ujarnya.

Ia mengatakan, Siaga Jiwa juga akan mendukung program kesehatan yang telah berjalan di puskesmas, termasuk pengembangan posyandu yang berkaitan dengan kesehatan jiwa. Puskesmas menangani aspek kesehatan, sementara tim Siaga Jiwa memperkuat penanganan dari sisi kesehatan jiwa dan koordinasi lintas sektor.

Menurut dia, tim tersebut diharapkan dapat mempercepat tindak lanjut apabila ditemukan kasus ODGJ di desa. Penanganan akan dilakukan berdasarkan hasil observasi terhadap kondisi masing-masing kasus.

“Semua kasus ODGJ dapat tertangani dengan cepat, karena di masing-masing desa ada Tim Siaga Jiwa, yang akan konsisten, cepat, tepat dalam penanganannya,” jelasnya. Bupati Kendal Dyah Kartika Permanasari mengatakan, Tim Siaga Jiwa merupakan wujud kolaborasi lintas sektoral dalam penanganan ODGJ di Kabupaten Kendal.

Apalagi wilayah Kecamatan Ringinarum merupakan wilayah terbesar keempat jumlah penderita ODGJ di Kabupaten Kendal. "Ada 129 ODGJ berat, sehingga dengan diluncurkannya inovasi Siaga Jiwa, tentunya penanganan ODGJ di Ringinarum bisa berjalan dengan baik," katanya.

Bupati Kendal berharap, kolaborasi lintas sektoral dalam penanganan ODGJ dapat berjalan dengan baik. Pasalnya, penanganan ODGJ merupakan tanggung jawab bersama semua pihak, termasuk masyarakat. "Saya menyampaikan apresiasi kepada penggagas inovasi Siaga Jiwa," pungkasnya. (FR)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....