Dua Kebakaran Semalam di Rembang, Lokasi Galangan Kapal dan Kandang Ayam
- 30 Agt 2026 14:15 WIB
- Semarang
RRI.CO.ID, Rembang - Dua kebakaran besar terjadi di Kabupaten Rembang sejak Kamis malam hingga Jumat dini hari, 28 Agustus 2026. Peristiwa tersebut masing-masing terjadi di sebuah galangan kapal di Kelurahan Pacar dan kandang ayam di Desa Waru, Kecamatan Rembang.
Kebakaran pertama terjadi di sebuah galangan kapal di Kelurahan Pacar, Rembang, Kamis petang sekitar pukul 18.00 WIB. Galangan kapal yang masih dalam tahap pengerjaan sekitar 80 persen tersebut merupakan milik Samsulkani (60), warga Kelurahan Pacar, Rembang.
Kepala Bidang Pemadam Kebakaran BPBD Rembang, Erwin Rahadyan, mengatakan berdasarkan informasi di lokasi kejadian, kebakaran diduga dipicu anak-anak yang bermain api di atas kapal. Api kemudian cepat membesar karena kapal berbahan kayu jati dan kondisi di sekitar lokasi diterpa angin kencang.
“Informasinya ada anak-anak main api di atas kapal, setelah itu menjalar,” kata Erwin.
Petugas pemadam kebakaran yang datang ke lokasi berhasil mengendalikan kobaran api sehingga tidak meluas dan menimbulkan kerugian lebih besar. Proses pemadaman selesai sekitar pukul 19.30 WIB.
Erwin menyebut kapal yang terbakar berukuran sekitar 23 x 6,5 meter, dengan bagian belakang mengalami kerusakan cukup parah. Dalam peristiwa tersebut tidak ada korban jiwa.
Kebakaran kedua terjadi di sebuah kandang ayam di Desa Waru, Kecamatan Rembang, Jumat sekitar pukul 03.30 WIB. Kandang tersebut diketahui milik Sutrini (55), warga Kelurahan Magersari, Rembang.
Kebakaran diduga dipicu korsleting listrik pada bagian blower yang menimbulkan percikan api dan kemudian menjalar ke bangunan kandang. Selain bangunan kandang, sebanyak 35 ribu ekor ayam berusia 14 hari juga ikut mati akibat kebakaran.
“Total kerugian ditaksir mencapai Rp2,5 miliar,” ujar Erwin.
Proses pemadaman kebakaran kandang ayam membutuhkan waktu sekitar empat jam. Lamanya proses pemadaman disebabkan banyaknya tumpukan sekam yang turut terbakar dan membuat api sulit dikendalikan. (Mif)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....