Muktamar Hadirkan Perwakilan dari Berbagai Negara, Bukti Tapak Suci Kian Mendunia

  • 07 Agt 2026 13:26 WIB
  •  Semarang
Poin Utama
  • Tapak Suci Putra Muhammadiyah telah berkembang dan beroperasi di 24 negara di tingkat internasional.
  • Muktamar XVI diselenggarakan di Semarang dengan menghadirkan 14 perwakilan wilayah yang memiliki hak penuh mengikuti acara.
  • Delapan negara hadir dalam sidang Tanwir, yaitu Timor Leste, Singapura, Belanda, Jerman, Aljazair, Ghana, Nigeria, dan Kazakhstan.

RRI.CO.ID., Semarang - Tapak Suci Putra Muhammadiyah terus memperluas kiprahnya di tingkat internasional. Hal itu terlihat dalam pelaksanaan Muktamar XVI di Semarang yang diikuti perwakilan dari sejumlah negara sebagai bagian dari organisasi yang kini telah berkembang di 24 negara.

Ketua Panitia Muktamar XVI Tapak Suci Putra Muhammadiyah, Wiwaha Aji Santosa, mengatakan dari 24 negara tersebut, sebanyak 14 perwakilan wilayah telah memiliki hak mengikuti Muktamar. Pada pelaksanaan tahun ini, delapan negara telah hadir dalam sidang Tanwir, yakni Timor Leste, Singapura, Belanda, Jerman, Aljazair, Ghana, Nigeria, dan Kazakhstan.

"Alhamdulillah sekarang Tapak Suci sudah ada di 24 negara. Yang sudah memiliki hak mengikuti Muktamar ada 14 perwakilan wilayah, dan yang hadir di Semarang di antaranya Timor Leste, Singapura, Belanda, Jerman, Aljazair, Ghana, Nigeria, dan Kazakhstan," ujarnya saat dialog bersama RRI, edisi Jumat, 7 Agustus 2026.

Menurut Wiwaha, kehadiran peserta dari berbagai negara menjadi bukti bahwa tema Muktamar XVI, "Berakar Tradisi Menuju Tapak Suci Modern, Mandiri, dan Mendunia", bukan sekadar slogan. Tapak Suci juga telah menggelar Kejuaraan Dunia sebanyak dua kali sebagai bagian dari upaya memperluas perkembangan pencak silat di tingkat internasional.

Sementara itu, salah satu peserta muktamar dari Jawa Timur, Nur Laili, merasa bangga dapat terlibat dalam momentum ini. "Selamat Muktamar Tapak Suci yang ke-16, semoga semakin meluas lagi kedepannya," ujarnya kepada RRI.

Selain menjaga nilai tradisi, Tapak Suci juga terus beradaptasi dengan perkembangan zaman melalui modernisasi organisasi, termasuk penerapan digitalisasi dalam penyelenggaraan Muktamar. Organisasi ini berharap langkah tersebut semakin memperkuat eksistensi pencak silat Indonesia di dunia.

Muktamar XVI Tapak Suci Putra Muhammadiyah berlangsung di Semarang pada 6 hingga 9 Agustus 2026. Selain membahas program kerja dan memilih kepemimpinan baru, forum lima tahunan tersebut juga menjadi momentum memperkuat jejaring internasional organisasi sekaligus mendorong pencak silat Indonesia semakin dikenal di berbagai negara.(im)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....